Toriq Hidayat Usulkan Insentif Konsekuansi Larangan Mudik

  • Whatsapp
Toriq Hidayat Usulkan Insentif Konsekuansi Larangan Mudik
Toriq Hidayat [Foto-carapandang.com]

Monitorindonesia.comAnggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat mengusulkan dua insentif yang bisa diberikan Pemerintah untuk meringankan beban awak angkutan akibat dampak larangan mudik Lebaran 2021 pada periode 6-17 Mei 2021.

Toriq berpendapat bantuan langsung kepada para awak kendaraan adalah insentif pertama yang harus diberikan oleh Pemerintah. Insentif yang kedua, kata Toriq, diberikan kepada pengusaha angkutan umum agar beban usahanya berkurang.

“Konsekuensi dari penetapan larangan mudik Lebaran tahun ini, Pemerintah harus meringankan beban para awak kendaraan, mulai dari sopir hingga kondektur karena sebagian besar mereka adalah pekerja harian. Beban mereka sudah sangat berat sejak pandemi,” ucap Toriq Hidayat dalam rilisnya, Rabu (21/4/2021).

Toriq Hidayat mengusulkan kepada Pemerintah untuk memperkuat kebijakan ekonomi guna meringankan beban kredit yang dimiliki pengusaha operator bus yakni aturan mengenai aturan pemberian keringanan cicilan bagi nasabah bank melalui POJK Nomor 48 /POJK.03/2020.

“Organda mengusulkan kepada Kemenhub dan Kemenko Perekonomian pemberian insentif kepada pengusaha angkutan umum. Mereka tidak bisa menghindari biaya operasional yang tetap keluar seperti perawatan, onderdil, dan gaji pekerja,” ujar Toriq

Sebelumnya, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno berpendapat perlu ada semacam skema bantuan untuk pengusaha sektor transportasi darat AKAP.

“Pemerintah dapat membantu memberikan bantuan langsung tunai pengemudi angkutan umum bus AKAP,” kata Djoko Setijowarno.

Menurut Djoko perusahaan sektor transportasi Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) perlu dibantu untuk dapat memberikan THR kepada pegawai mereka.

Pos terkait