Transportasi Terintegrasi Harus Diikuti Upaya Pencegahan Wabah Covid-19

  • Whatsapp
transportasi-terintegrasi-pencegahan-covid-19

Monitorindonesia.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik meminta rencana integrasi transportasi umum harus diikuti upaya pencegahan penularan Covid-19.

Menurut dia, pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan harus diterapkan. Selain itu pembatasan harus diutamakan.

“Di masa Pandemi, harus menciptakan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Taufik di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Taufik memaparkan, sudah seharusnya transp0rtasi terintegrasi di Ibukota. Sebab dengan kenyamanan dan keamanan menggunakan angkutan umum, mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi.

“Di kota-kota besar sudah terintegrasi. Saat bepergian, orang hanya beli satu tiket untuk naik angkutan umum semuanya. Bahkan dari ‘feeder’ (pengumpan) kampung pakai angkot (angkutan kota), ke TransJakarta sampai gunakan MRT,” ungkap Taufik.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT JakLingko Indonesia Ahmad Rizalmi menargetkan integrasi sitem transp0rtasi bisa terlaksana pada Agustus 2021.

Langkah awalnya adalah melakukan integrasi sistem pembayaran, tarif dan rute antarmoda transportasi di DKI Jakarta dan sekitarnya. “Integrasi sistem pembayaran menjadi langkah pertama dalam pelaksanaan integrsi transportasi di DKI Jakarta.

Pada fase pertama tersebut juga akan diluncurkan pembayaran berbasis “QR Code” yang terintegrasi melalui JakLingko Smart Apps, juga hadir JakLingko tiket dalam bentuk kartu (smart card),” ujarnya. (Zat)

Pos terkait