Unjuk Rasa Anti-Lockdown di London, Langgar Aturan Pembatasan

  • Whatsapp
Unjuk Rasa Anti-Lockdown di London, Langgar Aturan Pembatasan

London, Monitorindonesia.com – Ribuan orang anti-lockdown berunjuk rasa pawai sepanjang jalan pusat London pada hari Sabtu (23/04/2021) melanggar batasan kumpulan massa selama pandemic Covid-19. Demonstrasi ini dirancang oleh organisasi “Unite for Freedom.

Para pengunjuk rasa beranggapan bahwa batasan Covid-19 yang diberlakukan tidak penting dan melanggar HAM. Mereka menolak program vaksinasi, penggunaan masker dan juga passport kesehatan.

Bacaan Lainnya

Media melaporkan jumlah pengunjuk rasa sekitar 10,000 orang meskipun polisi metropolitan tidak mengkonfirmasi pihak yang bertanggung jawab.

Para pendemo menyuarakan kebebasan dan melepaskan masket dan membawa baliho yang bertuliskan tidak untuk vaksinasi passport dan Lockdown membunuh. Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan masker.

Juru bicara polisi metropolis mengatakan bahwa dia tidak tahu akan ada penahanan.
Inggris telah melonggarkan aturan pembatasan lockdown dalam beberapa minggu terakhir.

Pusat pembelanjaan yang bukan kebutuhan pokok dan aktivitas di luar ruangan sudah dibuka kembali sejak 12 April 2021 tetapi perkumpulan dalam ruangan masih dilarang paling cepat sampai 17 Mei 2021.[Yohana RJ]

Sumber: Reuters

Pos terkait