Usai Diperiksa KPK, Dirut Sarana Jaya Berserah Pada Tuhan

  • Whatsapp
Usai Diperiksa KPK, Dirut Sarana Jaya Berserah Pada Tuhan

Monitorindonesia.com – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan irit bicara seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi.

KPK memeriksa Yoory dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan di Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur.

Dia mengatakan berserah diri pada Tuhan. “Saya berserah pada Tuhan, apapun yang terjadi ke depannya yang terbaik untuk saya dan keluarga saya,” kata dia seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/03/21).

Yoory enggan mengkonfirmasi bahwa dirinya telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. “Saya tidak bisa klarifikasi,” ujar dia.

KPK menyidik kasus korupsi pembelian tanah di beberapa lokasi, untuk Program DP Nol persen Pemerintah DKI oleh BUMD DKI Jakarta. Dari sembilan obyek pembelian tanah yang diduga digelembungkan, salah satunya adalah pembelian tanah seluas 41.921 m2 di kawasan Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada 2019.

Empat tersangka korupsi itu adalah Dirut Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan, Anja Runtuwene, dan Tommy Adrian. Selain itu, KPK juga menetapkan perusahaan yang menjual tanah sebagai tersangka. Indikasi kerugian negara kasus lahan DKI diduga sebesar Rp 100 miliar. Terjadi karena ada selisih harga tanah Rp 5, 2 juta per m2 dengan total pembelian Rp 217, 90 miliar. (Fanal Sagala)

Pos terkait