Usai Larangan Mudik, Aturan SIKM Distop Setelah 2.759 Permohonan Diterbitkan

  • Whatsapp
Usai Larangan Mudik, Aturan SIKM Distop Setelah 2.759 Permohonan Diterbitkan

Monitorindonesia.com – Pemberlakukan surat izin keluar masuk atau SIKM DKI Jakarta secara resmi dihentikan bertepatan dengan berakhirnya periode larangan mudik 6-17 Mei 2021.

“Kami telah menutup layanan perizinan SIKM DKI Jakarta per tanggal 17 Mei 2021,” kata Kepala DPMPTSP Benni Aguscandra melalui keterangan tertulisnya, Rabu (19/5/2021).

Benni menyebutkan DPMPTSP mencatat total permohonan SIKM sebanyak 6.055. Data tersebut sejak periode larangan mudik dimulai 6-17 Mei.

Namun Benni melanjutkan, hanya 2.759 SIKM yang diterbitkan, sisanya ditolak lantaran tidak memenuhi persyaratan. “Sebesar 54,4 persen dari total permohonan atau 3.296 ditolak,” ucap dia.

Untuk alasa pemohon SIKM terbanyak, Benni menambahkan, adalah kunjungan keluarga yaitu sebanyak 3.595 permohonan. Sementara untuk kunjungan duka keluarga tercatat 1.791 permohonan.

“Selanjutnya ibu hamil sebanyak 421 pemohon dan persalinan sebanyak 248 permohonan,” tandas Benni.

Diketahui, pemberian SIKM berlaku hanya bagi orang perorang yang termasuk dalam pengecualian sesuai ketentuan atau untuk keperluan perjalanan non mudik. (Zat)

Pos terkait