Wagub DKI Bilang Kepala BPAD Mundur Tanpa Ada Tekanan

  • Whatsapp
Tidak Hanya Ditutup, Gerai McDonald’s Terancam Kena Denda Imbas Kasus BTS Meal

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta memastikan, Pujiono mundur dari jabatan sebagai Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI atas inisiatif sendiri.

Wakil Gubernur (Wagub), Ahmad Riza Patri mengatakan, tidak ada tekanan kepada Pujiono untuk lengser dari Kepala BPAD. Pujioni mengundurkan diri tanpa paksaan. “Nggak ada, masa dipaksa paksa sih,” ujar Riza di Jakarta, Jumat (21/5).

Menurut Riza bahwa keputusan pengunduran diri merupakan hak setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI. Jadi tak ada kaitannya dengan Pemerintah DKI ataupun karena unsur politik.

“Itu haknya untuk mengundurkan diri sebagai Kepala BPAD. Setiap Pejabat atas keinginannya kalau ingin mundur silahkan,” tutupnya.

Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono mengatakan Pujiono mengundurkan diri lantaran tidak sanggup memenuhi target kerjanya terkait pembenahan aset di Jakarta..

“Karena merasa kurang berhasil dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala BPAD, merasa kurang sanggup mengatasi persoalan aset kita,” ujar Mujiyono di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtya mengungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pujiono mengundurkan diri dari jabatannya lantaran tidak sanggup dengan target kerja yang diberikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Diketahui Pujiono memutuskan untuk mudur dari jabatanya tersebut sejak 17 Mei 2021. Pujiono tercatat diangkat menjadi Kepala BPAD DKI sejak 25 Februari 2019. (Zat)

Pos terkait