WHO: 8 Juta Orang Meninggal Setiap Tahun Akibat Rokok

  • Whatsapp
WHO: 8 Juta Orang Meninggal Setiap Tahun Akibat Rokok

Monitorindonesia.com – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization – WHO) mengungkapkan bahwa menaikkan pajak rokok dan produk tembakau lainnya merupakan cara terbaik dan tercerdas untuk menyelamatkan hidup orang banyak dan menghasilkan jutaan dollar untuk pengeluaran di bidang kesehatan.

Diperkirakan ada delapan juta jiwa meninggal setiap tahunnya karena penyakit yang diakibatkan tembakau seperti penyakit emphisema-pembengkakan pembuluh darah dan kanker paru-paru. Lebih lanjut WHO melaporkan bahwa biaya rokok terhadap ekonomi global mencapai lebih dari USD 1.4 triliun termasuk pengeluaran kesehatan dan kerugian produktivitas.

Bacaan Lainnya

WHO telah mengeluarkan buku pedoman baru tentang pajak tembakau untuk memberitahukan para pembuat peraturan perundangan dan yang lainnya bagaimana cara menciptakan dan mengimplementasikan peraturan yang ketat terhadap pajak tembakau untuk negara yang bersangkutan.

Jeremias N. Paul Jr. merupakan kepala Peraturan Fiskal dan Promosi Kesehatan di WHO taktik ketakutan bekerja di industri tembakau merupakan kendala utama untuk menaikkan pajak. Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan lepas dengan cara yang bertujuan untuk merusak peningkatan industri tembakau seperti jika pajak tembakau dinaikkan, penyelundupan dan perdagangan gelap juga akan meningkat.
Pelakunya akan dituntut di pengadilan. Menaikkan pajak tembakau berarti anti kemiskinan. Jika pajak tembakau dinaikkan, pendapatan menurun dan dampak terhadap pekerjaan tidak ada.

Paul menjelaskan bahwa panduan WHO yang baru menggunakan taktik menakuti dan berhasil meningkatkan sumber penghasilan melalui administrasi pajak yang baik. Contohnya di Filipina telah meningkatkan penghasilannya dan melipatgandakan anggaran kesehatan dari pajak tembakau.

“Jika pajak tembakau dinaikkan maka akan lebih banyak pencegahan kematian prematur dari penyakit yang tidak disadari daripada yang mengalami intervensi kesehatan lainnya… hanya dengan menaikkan pajak satu dolar, bisa meningkatkan penghasilan sekitar 200 milyar dolar,” tutur Paul.

Menurut WHO pada tahun 2018 hanya 38 negara berarti sekitar 14% dari seluruh penduduk dunia telah memberlakukan pajak tembakau tinggi yang menurut agen sebagai 75% dari harga penjualan retail untuk setiap bungkus rokok.

Ketika kita berbicara pajak, Paul mengungkapkan peraturan ini diajukan untuk memastikan pajak tembakau tinggi sehingga mengurangi jumlah produk tembakau dan menghalangi para konsumen untuk memakainya. [Yohana RJ]

Sumber: VOA

Pos terkait