WHO Akhirnya Setujui Penggunaan Vaksin Sinopharm China

  • Whatsapp
WHO Akhirnya Setujui Penggunaan Vaksin Sinopharm China
Ilustrasi vaksin.[ist]

Beijing, Monitorindonesia.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya memberikan persetujuan atas penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19, Sinopharm buatan China sehingga akan meningkatkan kredibilitas produk tersebut.

Keputusan yang telah lama ditunggu itu dibuat oleh kelompok penasihat teknis WHO kemarin. Hal itu akan membuat vaksin produk China tersebut masuk dalam program Covax untuk negara berkembang dan siap dibagikan dalam beberapa minggu mendatang.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian produk itu akan didistribusikan melalui badan-badan PBB yang akan membantu jutaan orang yang membutuhkan di seluruh dunia.

“Sore ini, WHO memasukan ke daftar penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 Sinopharm Beijing,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip TheGuardian.com, Sabtu (8/5/2021).

Langkah itu, ujarnya, akan memperluas daftar vaksin Covid-19 yang dapat dibeli oleh Covax. Selain itu juga akan memberi kepercayaan pada sejumlah negara untuk mempercepat persetujuan penggunaan selain mengimpor serta mengelola vaksin.

Program Covax bertujuan untuk memberikan akses yang adil terhadap dosis vaksin di seluruh dunia dan khususnya di negara-negara berpenghasilan rendah.

World Health Organization kemudian menyatakan dalam sebuah pernyataan: “Berdasarkan semua bukti yang tersedia, WHO merekomendasikan vaksin untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.
Disebutkan bahwa vaksin itu diberikan dua dosis dengan jarak tiga sampai empat minggu. Sedangkan kemanjuran vaksin diperkirakan 79%.

Organisasi Kesehatan Dunia itu mengakui bahwa baru sedikit orang dewasa (lebih dari 60 tahun) yang terdaftar dalam uji klinis, sehingga kemanjuran vaksi itu tidak dapat diperkirakan pada kelompok usia tersebut. Organisasi tersebut tidak merekomendasikan untuk usia di atas 60 tahun untuk vaksin tersebut.[Yohana RJ]

 

Sumber: TheGuardian.com

Pos terkait