JK Soroti Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia

  • Whatsapp
JK Soroti Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
Jusuf Kalla [Ist)

Jakarta, Monitorindonesia.com – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyoroti indeks demokrasi Indonesia yang menurun berdasarkan survei The Economist Intelligence Unit (EIU).

Dalam survei itu Indonesia menempati peringkat 64 dari 167 negara di dunia. EUI menyatakan skor indeks demokrasi Indonesia adalah 6,48 dalam skala 0-10.

Jusuf Kalla menyinggung pelaksanaan demokrasi belakangan ini, terutama ihwal menyampaikan kritik terhadap pemerintah tanpa berujung panggilan polisi.

“Presiden mengumumkan, silahkan kritik pemerintah. Tentu banyak pertanyaan, bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi?” kata Jusuf Kalla dalam acara diskusi virtual yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jumat (12/2/2021).

Jusuf Kalla melihat, prinsip check and balance merupakan hal terpenting jika mengacu kebebasan kritik yang sebelumnya disampaikan Presiden Jokowi. Prinsip demokrasi juga harus berjalan ideal manakala partai oposisi menjalankan fungsinya.

“PKS sebagai partai yang berdiri sebagai oposisi tentu mempunyai suatu kewajiban untuk melaksanakan kritik itu agar terjadi balancing, dan agar terjadi kontrol di pemerintah. Tanpa adanya kontrol, pemerintah tidak dapat berjalan dengan baik,” ungkap Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyamppaikan keinginannya terhadap masyarakat luas. Keinginan itu berupa kritik yang membangun kepada pemerintah agar pelayanan publik lebih optimal lagi. Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutan di laporan akhir tahun Ombudsman RI. Jokowi berharap pihak yang dikritik bisa memberikan perbaikan pelayanan.

“Masyarakat harus lebih efektif menyampaikan kritik masukan ataupun potensi maladministrasi dan para penyelenggara pelayanan publik juga harus terus meningkatkan upaya-upaya perbaikan-perbaikan,” ucap Jokowi. (Tng)

Pos terkait