Zainudin Amali : Indonesia Bisa Tembus Lima Besar Klasemen Medali di Olimpiade 2044

  • Whatsapp
Zainudin Amali : Indonesia Bisa Tembus Lima Besar Klasemen Medali di Olimpiade 2044
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali [Foto-kemenpora]

Monitorindonesia.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali klaim Indonesia bisa menembus peringkat lima besar klasemen perolehan medali pada Olimpiade 2044 yang digelar satu tahun sebelum 100 tahun Indonesia merdeka.

“Saya kira ini bukan asal menaruh angka, tetapi hasil diskusi dengan para guru besar keolahragaan. Jadi pada Olimpiade 2044 kami menargetkan Indonesia tembus lima besar dunia,” kata Zainudin dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Minggu (18/4/2021).

Zainudin berpendapat pihaknya tidak sembarangan mematok target tersebut. Bahkan rancangan target jangka panjang prestasi olahraga Indonesia juga sudah dicanangkan dalam Grand Design Olahraga Nasional, dan telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

Tak hanya pada Olimpiade, target serupa juga diharapkan dapat dicapai oleh para atlet di ajang Paralimpiade 2044.

Sepanjang keikutsertaannya pada ajang Olimpiade, kontingen Merah Putih telah mengumpulkan 32 medali, terdiri dari tujuh medali emas, 13 perak dan 12 perunggu. Peringkat terbaik Indonesia diraih pada Olimpiade 1992 Barcelona di mana Merah Putih berada di posisi ke-24.

Tak hanya pada Olimpiade 2044, Menpora juga mempunyai ambisi besar pada Olimpiade 2032. Indonesia memasang target bisa menembus peringkat 10 besar seandainya terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kemenpora untuk mereview total terhadap ekosistem pembinaan olahraga nasional. Kemudian, Presiden juga meminta agar penggunaan big data, dan sportscince sebagai unsur utama di dalam pembinaan olahraga nasional.

“Ini kami lakukan selama beberapa waktu setelah mendapatakan arahan dari bapak Presiden dan setelah itu kemudian kami juga mendatangi kota-kota dan perguruan tinggi untuk uji publik desain olahraga nasional sehingga dalam perjalanannya itu juga mendapatkan masukan dari para praktisi, para akdemisi dan stakeholder olahraga,” ujar Menpora Amali dalam keterangan resmi 15/3/2021.

Pos terkait