AS Percepat Penarikan Warganya dari Afghanistan

Washington, Monitorindonesia.com - Presiden Joe Biden mengungkapkan kepada para pemimpin G7 Selasa (24/08/2021) bahwa AS mempercepat untuk menyelesaikan penarikan warga AS dari Afghanistan menjelang 31 Agustus 2021 tergantung kerja sama dari Taliban.
Presiden Biden mengirimkan ribuan pasukan tentara ke bandara Kabul setelah kelompok militan Taliban menguasai kota tersebut dan hampir semua wilayah bagian negara Afghanistan dalam kurun waktu kurang dua minggu lalu.
Hampir 6.000 anggota pasukan tentara AS membantu proses evakuasi warga negara Amerika dan warga Afghanistan yang berisiko serta menjaga bandara supaya negara lain bisa mengevakuasi warga mereka dari Afghanistan.
Pasukan tentara AS merekomendasikan agar Presiden Biden tetap pada targetnya 31 Agustus pada Senin (23/08/2021), ungkap pejabat AS.
“Selama rapat dengan pemimpin G7 pagi tadi, Presiden menyampaikan bahwa misi kita di Kabul akan berakhir berdasarkan pencapaian tujuan kita. Dia mengkonfirmasi bahwa saat ini kita sedang berusaha mempercepat untuk menyelesaikan sebelum 31 Agustus 2021,” juru bicara Gedung Putih AS Jen Psaki menyampaikan pernyataan.
Presiden Biden mengatakan kepada pemimpin G7 lainnya bahwa penyelesaian misi tersebut sebelum 31 Agustus 2021 “tergantung lanjutan koordinasi dengan Taliban termasuk lanjutan akses untuk para korban evakuasi ke Bandara,” dia menuturkan.
“Tambahannya, Presiden telah meminta Pasukan militer dan kementerian luar negeri untuk rencana kontingen disesuaikan dengan batas waktu sesuai dengan yang diperlukan.” Psaki menambahkan.
Pejabat AS mengatakan kepada Reuters sebelumnya bahwa AS telah rutin menghubungi Taliban dan mereka telah menginformasikan untuk batas waktu tersebut telah dikoordinasikan dengan Taliban.
Presiden Biden mengirim Direktur CIA William Burns untuk bertemu dengan pimpinan Taliban Abdul Ghani Baradar di Kabul pada Senin (23/08/2021) dalam pertemuan pendekatan para petinggi karena kelompok militant telah menguasai ibu kota Taliban, seorang petinggi AS dan sumber yang dekat dengan kegiatan pemerintah mengungkapkan kepada Reuters pada Selasa (24/08/2021).
Sumber kongres mengatakan Burns dan Baradar telah mendiskusikan batas waktu sampai 31 Agustus 2021.
Rekomendasi Pentagon mencerminkan peningkatan keamanan di bandara Kabul dimana kewarganegaraan AS dan warga Afghanistan yang berisiko lainnya sedang dievakuasi.[Yohana]
Sumber: Reuters
Topik:
