Ketua KPK Firli Bahuri Bantah Pernah Menemui Novel Baswedan, Ini Faktanya!

Jakarta, MI - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membantah pernah menemui mantan Penyidik KPK Novel Baswedan, usai gelar perkara OTT eks Menteri KKP Edhy Prabowo pada 25 November 2020 silam.
"Halusinasi. Tanggal 25 November 2020 saya tugas di Kaltara," ujar Firli Bahuri dalam pesan singkatnya, Minggu (3/7).
Firli mengatakan, sewaktu transit di Balikpapan dirinya menelpon Aleksander Marwata (AM) yang sedang tugas di Jambi untuk balik ke kantor karena ada expose kasus Kementerian Kelautan dan Perikana (KKP). "Sehingga pak AM kembali ke Jakarta dan memimpin expose perkara KKP. Saya melanjutkan tugas ke Kaltara," kata Firli Bahuri.
Sebagaimana diberitakan, Novel Baswedan sempat menyebut bahwa dirinya bertemu dengan Firli Bahuri di toilet seusai gelar perkara kasus KKP pada 25 November 2020. Dia menyebutkan bahwa Firli juga sempat meminta untuk bertemu di ruangannya pada malam hari.
Plt Jubir KPK juga mengatakan, "Pada saat bersamaan, yakni tanggal 25 November 2020, Ketua KPK Bapak Firli Bahuri sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan Terpadu Provinsi Kalimantan Utara," kata Ali kepada wartawan, Minggu (3/7).
Ali menjelaskan dalam pertemuan di BPMDPT Kaltara, Firli menemui langsung Plt Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltara, H. Faisal Syabaruddin untuk melakukan pemantauan pelayanan publik terkait perizinan maupun nonperizinan. Ali menyebut masyarakat bisa mengonfirmasi kebenaran kunjungan kerja Ketua KPK ke DPMPTSP Provinsi Kaltara, melalui laman resminya.
Ali pun meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, waspada, dan menyaring berbagai Informasi yang beredar. "Terlebih Informasi tersebut bisa merugikan pihak-pihak tertentu," kata Ali.
Dia berharap pernyataan-pernyataan semacam ini tidak terulang membali. Menurutnya, pernyataan soal pertemuan tersebut kontraproduktif dengan kerja pemberantasan korupsi.
Topik:
