Novel Baswedan Boleh Kiritik Tapi Tidak Nyerang Pribadi, Tetap Jaga Marwah KPK!

Jakarta, MI - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai turut buka suara terkait isu mantan Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang disebut-sebut menuding Ketua KPK Firli Bahuri sering berbohong.
Menurut Natalius Pigai, untuk menjaga marwah lembaga antirasuah itu, seharusnya Novel Baswedan tidak menyerang secara pribadi terhadap Ketua KPK Firli Bahuri.
"Bung Novel blh cerita tapi ada yg janggal: 1. Novel bilang ditemui 25 Nov 2020, tapi Media muat 25 Nov 2020 Pak Firli di Kaltara. 2. Apa Ketua pakai Toilet Umum?. 3. Ketua KPK kan pimpinan ngapain temui anak buah?. Boleh kritik tapi tdk nyerang pribadi. Tetap Jaga Marwah KPK!," kata Natalius Pigai melalui tweetnya seperti dikutip Monitorindonesia.com, Senin (4/7).
Sebelumnya, Novel Baswedan menuding Ketua KPK Firli Bahuri yang sering berbohong terkait bantahan KPK atas pertemuan Novel dengan Firli pada 25 November 2020 lalu.
Namun, KPK sendiri membantah adanya pertemuan antara Firli dengan Novel seusai gelar perkara kasus suap ekspor benih lobster yang menjerat eks Menteri KKP Edhy Prabowo.
Novel memastikan dirinya melakukan pertemuan tersebut di toilet persis setelah gelar perkara.
"Firli pimpin ekspose perkara KKP itu OTT tanggal 24 November dan tanggal 25 November dilakukan ekspose dan hari itu juga naik sidik," kata Novel kepada wartawan, Senin (4/7)
Novel mengaku tak terkejut dengan bantahan dari KPK itu. Bahkan, dia menyebut Firli kerap berkelit sambil menyematkan emoticon senyum dipesan singkatnya.
"Kalau Firli berkelit saya enggak terkejut, sudah sering berbohong. ????," Kata Novel.
KPK membantah Ketua KPK Firli Bahuri pernah menemui eks Penyidik KPK Novel Baswedan, seusai gelar perkara OTT eks Menteri KKP Edhy Prabowo pada 25 November 2020 silam.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengklaim keterangan soal pertemuan tersebut tidak benar.
"Pada saat bersamaan, yakni tanggal 25 November 2020,Ketua KPK Bapak Firli Bahuri sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan Terpadu (BPMDPT) Provinsi Kalimantan Utara," kata Ali kepada wartawan, Minggu (3/7).
Ali menjelaskan dalam pertemuan di BPMDPT Kaltara, Firli menemui langsung Plt Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltara, H. Faisal Syabaruddin untuk melakukan pemantauan pelayanan publik terkait perizinan maupun non-perizinan.
Ali menyebut masyarakat bisa mengkonfirmasi kebenaran kunjungan kerja Ketua KPK ke DPMPTSP Prov. Kaltara, melalui website resminya.
Diketahui, Novel sempat menyebut bahwa dirinya bertemu dengan Firli Bahuri di toilet seusai gelar perkara. Disebut bahwa Firli meminta Novel agar tidak menyerang.
Firli juga sempat memintanya untuk bertemu di ruangannya pada malam hari.
Topik:
