BREAKINGNEWS

Demi Nama Baik KPK, MAKI Harap Informasi Pengunduran diri Lili Pintauli Benar Adanya

Demi Nama Baik KPK, MAKI Harap Informasi Pengunduran diri Lili Pintauli Benar Adanya
Demi Nama Baik KPK, MAKI Harap Informasi Pengunduran diri Lili Pintauli Benar Adanya
Jakarta, MI - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berharap informasi pengunduran diri Wakil Ketua KPK Lili Pintauli benar adanya. Menurut Boyamin, hal itu demi menjaga nama baik KPK terhadap masyarakat terkait pemberantasan korupsi. "Menginginkan mundur itu demi menjaga nama baik KPK, menjaga pemberantasan korupsi, menjaga marwah KPK dan menjaga asa semangat rakyat Indonesia yang masih menggebu-gebu bersemangat untuk memberantas korupsi," kata Boyamin kepada Monitorindonesia.com, Senin (4/7). Boyamin menambahkan, dengan mundurnya Lili Pintauli dari KPK dapat menumbuhkan semangat masyarakat terhadap pemberantasan korupsi. "Kalau Bu Lili nggak mundur akan mematahkan sayap-sayap semangat pemberantasan korupsi dan itu saya harap Bu Lili memahami dan menyadari itu dengan cara hanya satu ya mengundurkan diri," jelasnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar dikabarkan mengajukan pengunduran diri. Hal itu ditengarai sempat berupaya mengotak-atik alur penerimaan tiket MotoGP, sebelum akhirnya memutuskan hengkang dari KPK. Kabar pengunduran Lili dari komisi antirasuah berhembus seiring dengan keputusan Dewan Pengawas KPK melanjutkan dugaan penerimaan gratifikasi tiket MotoGP ke sidang etik. Dewas KPK berencana menggelar sidang etik pertama pada Selasa(5/7) besok. “Rencananya akan disidangkan Selasa pekan depan,” kata Anggota Dewas KPK Albertina Ho, Kamis (30/7). Sebagai informasi, kasus ini bermula dari laporan yang diterima Dewas KPK. Merujuk pada laporan itu, Lili dan keluarganya disebut mendapatkan tiket untuk menonton pergelaran MotoGP Mandalika selama tiga hari pada 18-20 Maret 2022. Harga tiket itu Rp 2,82 juta per orang. Lili juga dilaporkan menerima fasilitas menginap di Amber Lombok Beach Resort selama sepekan 16-22 Maret 2022. Tarif kamar itu dibanderol Rp 3-5 juta per malam. Proses pemesanan tiket dan kamar hotel itu disebut melalui Mitra Tours and Travel, cucu perusahaan PT Pertamina. Mitra Tours kemudian mengirimkan tagihan tiket dan akomodasi itu ke pejabat Pertamina. Lili hingga saat ini belum memberikan tanggapan baik mengenai kasus penerimaan tiket MotoGP atau kabar pengunduran dirinya. Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan Lili belum mengkonfirmasi bahwa dirinya mengundurkan diri. “Informasi yang kami peroleh sampai dengan saat ini, Pimpinan KPK Ibu Lili Pintauli Siregar belum mengonfirmasi perihal tersebut,” kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri kepada Monitorindonesia.com, Jum'at (1/7). Ali mengatakan Lili masih menjalankan tugasnya sebagai pimpinan KPK dan mengikuti agenda kegiatan sampai beberapa waktu ke depan. “Masih berkonsentrasi menjalankan tugasnya serta agenda-agenda penugasan lainnya untuk beberapa waktu ke depan,” kata dia. Ali mengatakan KPK mendukung proses penegakan etik terhadap Lili Pintauli Siregar yang sedang berlangsung di Dewan Pengawas. Dia mengatakan penegakan kode etik merupakan bagian dari pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK. [Ode]

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru

Demi Nama Baik KPK, MAKI Harap Informasi Pengunduran diri Lili Pintauli Benar Adanya | Monitor Indonesia