Madrid, MI– Masa depan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid terancam jika Jose Mourinho benar-benar kembali menangani Los Blancos. Gaya permainan pelatih asal Portugal itu dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan karakter bek kanan asal Inggris tersebut.
Mantan striker Gabby Agbonlahor menilai Alexander-Arnold berpotensi kehilangan tempat utama apabila Mourinho ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid. Menurutnya, Mourinho lebih menyukai bek kanan yang kuat dalam bertahan, agresif, dan memiliki fisik yang tangguh.
Kekhawatiran itu semakin menguat seiring kabar yang menyebut Real Madrid tengah memburu Denzel Dumfries dari Inter Milan. Dumfries dianggap memiliki profil pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhan Mourinho.
“Dumfries lebih kuat, agresif, cepat, dan memiliki kemampuan fisik yang sangat baik. Saya tidak melihat Trent akan mendapat banyak menit bermain di bawah Mourinho,” ujar Agbonlahor.
Alexander-Arnold sendiri baru menjalani musim pertamanya bersama Real Madrid setelah meninggalkan Liverpool. Kepindahannya sempat memicu reaksi keras dari sebagian pendukung Liverpool karena memilih tidak memperpanjang kontraknya di Anfield.
Pada musim debutnya di Santiago Bernabeu, bek berusia 27 tahun itu tampil dalam 35 pertandingan di seluruh kompetisi. Ia juga mencatatkan diri sebagai pemain Inggris ketujuh yang pernah mengenakan seragam Real Madrid, mengikuti jejak rekan setimnya, Jude Bellingham.
Namun situasi bisa berubah drastis apabila Real Madrid berhasil mendatangkan Dumfries dan Mourinho resmi ditunjuk sebagai pelatih. Sepanjang kariernya, Mourinho dikenal mengutamakan disiplin bertahan dan organisasi permainan yang solid.
Filosofi tersebut pernah membawa sukses besar saat menukangi Chelsea, yang hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim saat menjuarai Liga Inggris 2004/2005.
Jika skenario itu terwujud, Alexander-Arnold diprediksi harus bekerja lebih keras untuk membuktikan dirinya layak menjadi pilihan utama di lini belakang Real Madrid.**

