Jakarta, MI– Persaingan sengit Grup E Piala Dunia 2026 akhirnya menghasilkan tiga tim yang berhak melanjutkan perjalanan ke babak 32 besar. Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador sukses mengamankan tiket fase gugur setelah pertandingan terakhir grup yang berlangsung dramatis, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB.
Meski menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador, Jerman tetap finis sebagai juara Grup E berkat koleksi enam poin dan keunggulan selisih gol. Sementara Pantai Gading memastikan status runner-up setelah menundukkan Curacao dengan skor 2-0.
Pantai Gading tampil efektif saat menghadapi Curacao di Philadelphia. Dua gol Nicolas Pepe pada menit ketujuh dan menit ke-64 menjadi penentu kemenangan Les Elephants sekaligus mengantar mereka lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Di laga lainnya, Ekuador menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan salah satu favorit turnamen, Jerman. Die Mannschaft sempat unggul cepat melalui Leroy Sane pada menit kedua. Namun Ekuador bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Nilson Angulo tujuh menit kemudian.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Gonzalo Plata muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-77. Hasil tersebut membuat La Tri mengoleksi empat poin dan berhak melangkah ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Kendati kalah, Jerman tetap berada di puncak klasemen akhir Grup E karena telah mengamankan dua kemenangan pada laga sebelumnya. Sementara Curacao harus mengakhiri petualangannya di turnamen ini setelah hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan.
Meski tersingkir, Curacao tetap mencatat sejarah penting. Dalam penampilan perdana mereka di Piala Dunia, negara Karibia tersebut berhasil meraih poin pertama di ajang sepak bola terbesar dunia.
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026:
Jerman – 6 poin
Pantai Gading – 6 poin
Ekuador – 4 poin
Curacao – 1 poin
Dengan hasil tersebut, Grup E menjadi salah satu grup yang meloloskan tiga tim ke fase gugur. Jerman tetap menjadi unggulan utama, namun kemenangan sensasional Ekuador atas raksasa Eropa tersebut menjadi peringatan bahwa kejutan masih sangat mungkin terjadi di babak 32 besar.**
