London, MI – Arsenal dikabarkan siap membuat gebrakan terbesar pada bursa transfer musim panas 2026 dengan memburu bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Demi mengamankan jasa penyerang asal Brasil itu, The Gunners disebut bersedia memecahkan rekor gaji di Premier League.
Langkah ambisius Arsenal muncul di tengah belum tercapainya kesepakatan perpanjangan kontrak antara Vinicius dan Real Madrid. Situasi tersebut membuka peluang bagi klub asal London Utara itu untuk mengajukan tawaran resmi.
Berdasarkan laporan media Spanyol, Diario Sport, Arsenal tengah menyiapkan paket kontrak yang akan menjadikan Vinicius sebagai pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Liga Inggris.
Saat ini Vinicius menerima gaji sekitar 400.000 pound sterling per pekan di Real Madrid. Sementara pemain bergaji tertinggi Arsenal adalah Bukayo Saka dengan sekitar 350.000 pound sterling per pekan.
Di sisi lain, Real Madrid dikabarkan telah menyiapkan proposal kontrak baru senilai sekitar 500.000 pound sterling per pekan untuk mempertahankan salah satu aset terbaiknya. Namun, Arsenal disebut siap mengajukan nilai yang lebih tinggi, bahkan melampaui pendapatan Erling Haaland yang saat ini menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Premier League, yakni sekitar 525.000 pound sterling per pekan.
Masa depan Vinicius diperkirakan akan mulai menemui titik terang dalam beberapa hari ke depan. Setelah kembali ke Madrid mengikuti latihan pramusim usai Piala Dunia FIFA 2026, pemain berusia 26 tahun itu dijadwalkan bertemu Presiden Real Madrid, Florentino Perez, guna membahas kelanjutan kontraknya.
Hasil pertemuan tersebut diyakini akan menjadi penentu langkah berikutnya. Jika negosiasi berjalan buntu, Arsenal diperkirakan segera melayangkan proposal resmi untuk memboyong penyerang yang menjadi andalan Los Blancos itu ke Emirates Stadium.
Saga transfer Vinicius Junior diprediksi menjadi salah satu yang paling menyita perhatian pada bursa transfer musim panas tahun ini. Selain berstatus sebagai pilar utama Real Madrid, ia juga dikenal sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di sepak bola dunia sehingga keputusannya akan berdampak besar terhadap peta persaingan elite Eropa.**
