BREAKINGNEWS

Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund, Arteta Soroti Pertahanan yang Rapuh

Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund, Arteta Soroti Pertahanan yang Rapuh
Aksi panggung Arsenal

London, MI– Arsenal menelan kekalahan 2-3 dari Borussia Dortmund dalam laga pramusim Emirates Cup di Stadion Emirates, London, Minggu (9/8/2026). Kekalahan di kandang sendiri itu menjadi alarm bagi Mikel Arteta sebelum The Gunners memasuki musim baru.

Dortmund tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan kelemahan Arsenal. Samuele Inacio, Konstantinos Karetsas, dan Joane Gadou masing-masing menyumbangkan gol untuk tim tamu.

Sementara itu, Arsenal hanya mampu membalas melalui Ethan Nwaneri dan Viktor Gyokeres.

Dortmund langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Inacio membuka keunggulan pada menit ketujuh setelah menyelesaikan peluang dengan tenang di depan gawang Arsenal.

Tim tamu kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Karetsas melepaskan tembakan melengkung yang gagal dihentikan pertahanan Arsenal.

Arsenal tertinggal 0-2 hingga turun minum setelah sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, Arsenal mencoba bangkit. Nwaneri memperkecil ketertinggalan pada menit ke-52 setelah memanfaatkan kerja keras Christos Tzolis.

Namun, Dortmund kembali menjauh. Gadou mencetak gol ketiga melalui situasi sepak pojok dan membuat Arsenal kembali berada dalam tekanan.

Arsenal mendapat peluang memperkecil ketertinggalan setelah Tzolis dilanggar di kotak penalti. Gyokeres yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan mengubah skor menjadi 2-3.

The Gunners kemudian meningkatkan tekanan untuk mengejar gol penyama kedudukan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, Arsenal gagal mencetak gol ketiga.

Arteta mengakui kekalahan tersebut harus menjadi bahan evaluasi. Menurutnya, laga pramusim tetap harus dijalani dengan mental kompetitif karena kekalahan tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.

“Saya pikir itu harus, (kekalahan) itu harus menyakitkan. Ketika tim Anda kalah dalam pertandingan sepak bola, itu harus menyakitkan ketika itu pertandingan persahabatan, pertandingan uji coba atau apa pun yang ingin Anda sebut,” kata Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui Arsenal belum berada dalam kondisi optimal. Sejumlah pemain belum bergabung dan beberapa pemain belum mendapatkan porsi latihan yang cukup.

Arteta terutama menyoroti tiga gol yang bersarang di gawang Arsenal. Ia menilai masalah pertahanan bukan semata-mata tanggung jawab pemain belakang, melainkan harus diperbaiki secara kolektif.

“Kami kebobolan beberapa gol buruk hari ini dalam cara kami berkompetisi, terutama. Namun, itu adalah tanggung jawab bersama. Jadi kami harus berkembang dengan pemain yang kami miliki,” ujar Arteta.

Kekalahan tersebut terjadi dalam laga pertama Arsenal di Emirates setelah klub dinobatkan sebagai juara Premier League. Namun, Arteta masih memiliki waktu untuk memperbaiki organisasi permainan dan kondisi fisik skuad sebelum kompetisi resmi dimulai.

Dalam sesi adu penalti yang tetap digelar setelah pertandingan sesuai kesepakatan kedua tim, Arsenal mampu bangkit dan meraih kemenangan. Gabriel Jesus, Fabio Vieira, Piero Hincapie, Gabriel Martinelli, dan Nwaneri sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor.

Hasil 90 menit di Emirates tetap menjadi peringatan bagi Arsenal. Lini pertahanan dan koordinasi seluruh tim harus segera dibenahi jika The Gunners ingin mengawali musim baru dengan performa yang lebih solid.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund, Arteta Soroti Pertahanan yang Rapuh | Monitor Indonesia