BREAKINGNEWS

BI Naikkan Suku Bunga 6% Tidak Efektif

BI Naikkan Suku Bunga 6% Tidak Efektif
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad

Jakarta, MI - Bank Indonesia (BI) telah menerapkan suku bunga 6%, guna memperkuat nilai rupiah yang saat ini menembus diangka Rp 16.000 pernah dolar AS. Kebijakan tersebut banyak mendapat kritikan dari berbagai kalangan. 

Seperti yang diungkapkan pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan sejauh ini apa yang dilakukan BI dengan menaikan suku bunga 6% tidak begitu efektif.

"Hingga saat ini kebijakan BI menaikan suku bunga 6% itu memang tidak efektif," kata Tauhid kepada Monitorindonesia.com, Selasa (24/10). 

Saat disinggung apakah BI memang sudah tidak sanggup lagi mengatasi melemahnya rupiah, Tauhid enggan berkomentar.

Ia hanya mengatakan melemahnya rupiah atas dolar AS dikarenakan adanya spread dengan suku bunga The Fed yang mencapai hingga sekitar 25 % basis point . 

"Maka, peluang capita outflow masih tinggi dan nilai tukar makin melemah. Apalagi kebijakan devisa hasil ekspor tidak efektif," tukasnya 

Seperti diketahui, sejak Rabu (18/10) rupiah melemah di angka Rp15.721per dolar AS, Padahal sebelumnya posisi rupiah berada di Rp 15.716.per dolar AS dengan demikian rupiah naik 0,02%. (Han)

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru