BREAKINGNEWS

IHSG Diprediksi Bergerak Mixed di Kisaran 8.200-8.300

Indeks Harga Saham Gabungan
Ilustrasi papan saham di BEI. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed pada perdagangan Jumat (20/2/2026), setelah pada penutupan sebelumnya melemah 0,43 persen ke level 8.274,08.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, secara teknikal terlihat pelebaran histogram positif MACD dan Stochastic RSI yang mulai mengarah ke area overbought. Namun, di sisi lain, volume jual mengalami peningkatan, sehingga potensi konsolidasi masih cukup besar.

"Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak mixed di kisaran 8.200-8.300," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Dari sisi sentimen domestik, pasar merespons hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang sesuai ekspektasi. BI kembali menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75 persen untuk kelima kalinya berturut-turut pada Kamis (19/2/2026). 

Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi agar tetap berada dalam target 1,5–3,5 persen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

Meski demikian, nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan seiring kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia, serta potensi penyesuaian peringkat ekuitas dan kredit oleh MSCI dan Moody's.

Dari data ekonomi, inflasi Januari 2026 tercatat 3,55 persen (year on year), menjadi level tertinggi sejak Mei 2023. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,96 persen (yoy) pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen (yoy) pada Desember 2025, sekaligus menjadi yang tertinggi sejak Februari 2025.

Ke depan, investor juga menantikan rilis data neraca transaksi berjalan (current account) kuartal IV 2025, yang diperkirakan mencatat surplus US$2 miliar, menurun dibandingkan surplus US$4 miliar pada kuartal III 2025.

Dari sisi eksternal, Indonesia dan Amerika Serikat dijadwalkan menandatangani kesepakatan dagang, dengan kerangka yang telah disepakati sebelumnya. Kesepakatan tersebut mencakup antara lain:

  • Tarif 19 persen untuk barang ekspor Indonesia ke AS
  • Nol tarif untuk barang ekspor AS ke Indonesia
  • Pelonggaran aturan TKDN bagi produk AS
  • Relaksasi impor produk pertanian AS
  • Kerja sama di sektor digital dan data pribadi
  • Penghapusan larangan ekspor komoditas tertentu ke AS, termasuk mineral penting, dan peningkatan impor Indonesia dari AS.

Untuk perdagangan di hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan, yakni AMMN, TKIM, PSAB, ANTM, dan ADMR.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

IHSG Diprediksi Bergerak Mixed di Kisaran 8.200-8.300 | Monitor Indonesia