Jakarta, MI - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memastikan Bonus Hari Raya (BHR) kembali cair untuk para mitra driver roda dua dan roda empat yang dinilai paling aktif dan memberikan layanan terbaik.
Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menegaskan BHR merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras mitra selama ini. Menurutnya, semangat kekeluargaan menjadi landasan utama perusahaan dalam membantu para driver menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
GoTo menerapkan prinsip keberimbangan, terdapat dua kriteria yang dirumuskan untuk menetapkan penerima BHR, yakni tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan yang diukur melalui jam online dan tingkat kualitas pelayanan yang diukur melalui tingkat penerimaan dan penyelesaian order.
“Kami menyalurkan BHR sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan” tutur Hans dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (3/3/2025).
Berdasarkan kriteria tersebut, terdapat tiga kategori mitra Gojek yang berhak menerima BHR.
- Mitra Juara: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama (produktivitas tinggi) dan memberikan kualitas layanan yang baik.
- Mitra Andalan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan tambahan/sampingan (produktivitas sedang) dan memberikan kualitas layanan yang baik.
- Mitra Harapan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan sesekali (produktivitas rendah) atau mitra yang memiliki tingkat penerimaan dan penyelesaian order yang cukup.
Penetapan kategori ini dilakukan oleh GoTo berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan, sekaligus hasil evaluasi atas penyaluran BHR pada tahun sebelumnya.
“Kami memahami bahwa perjalanan setiap mitra berbeda, ada yang dapat aktif penuh selama 12 bulan, ada pula yang sempat beristirahat karena kondisi kesehatan atau tanggung jawab keluarga. Oleh karena itu, tahun ini kami merancang penyempurnaan kategori penerima BHR berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan,” ujar Hans.
Adapun alokasi anggaran yang disiapkan GoTo meningkat lebih dari dua kali lipat, dari Rp50 miliar di tahun 2025 menjadi Rp110 miliar untuk BHR tahun ini. Dengan anggaran ini mitra Gojek roda dua akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari Rp150.000 hingga Rp900.000, sedangkan mitra Gojek roda empat akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari Rp200.000 hingga Rp1.600.000.
Di tahun ini, untuk kategori dengan nominal terendah, besaran BHR meningkat sebesar 3–4 kali lipat, dari sebelumnya Rp 50.000 di tahun 2025, kini menjadi Rp 150.000 untuk Mitra roda dua dan Rp 200.000 untuk Mitra roda empat.
Langkah GoTo yang mengalokasikan anggaran BHR lebih besar tersebut pun mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Ia menyebutkan, pada tahun ini sekitar 400.000 mitra Gojek akan menerima BHR.
“Bonus Hari Raya ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini,” ungkap Airlangga pada Konferensi Pers di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Selasa (3/3/2026).

