BREAKINGNEWS

Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara untuk PLN Aman Meski RKAB Ditata Ulang

Anak Buah Bahlil jadi Tersangka Korupsi Tambang Rp 1,3 T, Ini Tampangnya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Di tengah penataan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara, Bahlil Lahadalia memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) tetap aman dan terjaga.

Penataan RKAB dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menyelaraskan rencana produksi dengan kebutuhan pasar, baik domestik maupun global. 

Langkah ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga, menyeimbangkan volume produksi dengan nilai ekonomi, serta tetap memperhatikan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

"RKAB untuk batu bara dan nikel memang sedang kita tata dan sesuaikan. Kita hitung betul antara suplai dan permintaan. Idealnya, produksi besar tapi harga juga harus bagus," ujar Bahlil dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (5/3/2026).

Bahlil menjelaskan, saat ini Indonesia memproduksi sekitar 43% dari kebutuhan batu bara dunia, atau sekitar 500–550 juta ton dari total kebutuhan global yang mencapai 1,3 miliar ton. 

Namun, besarnya produksi tersebut tidak otomatis membuat harga tinggi, karena harga batu bara ditentukan oleh mekanisme pasar internasional.

"Suplai besar, tapi permintaan tidak sebanding. Akibatnya, harga justru melemah. Ini yang sedang kita benahi,” jelasnya.

Bahlil menegaskan, sumber daya alam merupakan aset strategis yang harus dikelola secara bertanggung jawab. 

Menurutnya, kegiatan pertambangan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan generasi mendatang.

Untuk kebutuhan dalam negeri, terutama pasokan listrik, pemerintah memastikan prioritas tetap diberikan kepada PLN. 

"Untuk kebutuhan PLN, saya pastikan sampai Maret–April tidak ada masalah,” tegas Bahlil.

Dia akan terus memantau pasokan batu bara domestik, termasuk kualitas dan harga yang ekonomis, agar kebutuhan energi nasional tetap terjamin sekaligus memberikan kepastian usaha bagi pelaku industri.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru