BI: Kepercayaan Konsumen Turun Tipis di Februari 2026

Jakarta, MI - Bank Indonesia (BI) melaporkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi sedikit menurun pada Februari 2026, meski secara umum masih berada di zona optimistis.
Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat sebesar 125,2, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 127,0. Meski turun, angka tersebut masih menunjukkan optimisme konsumen karena berada di atas level 100.
Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia, optimisme masyarakat pada Februari tetap terjaga berkat persepsi yang membaik terhadap kondisi ekonomi saat ini serta harapan yang masih kuat terhadap kondisi ekonomi ke depan.
Jika dilihat dari kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen masih berada di zona optimis pada seluruh kelompok. Tingkat optimisme tertinggi tercatat pada responden dengan pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan, dengan indeks mencapai 129,2.
Meski demikian, tingkat optimisme tersebut sedikit melemah dibandingkan bulan sebelumnya pada sebagian kelompok pengeluaran. Hanya kelompok pengeluaran Rp3,1 juta hingga Rp5 juta yang mencatat peningkatan indeks.
Persepsi Kondisi Ekonomi Saat Ini Membaik
Sementara itu, persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini justru menunjukkan perbaikan. Hal ini terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang meningkat menjadi 115,9 pada Februari 2026, dibandingkan 115,1 pada bulan sebelumnya.
Kenaikan IKE didorong oleh meningkatnya seluruh komponen pembentuknya, yaitu:
- Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI): 125,0 (sebelumnya 123,7)
- Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK): 110,7 (sebelumnya 109,9)
- Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG): 112,0 (sebelumnya 111,8)
Secara umum, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini mengalami peningkatan. Berdasarkan kelompok pengeluaran, kenaikan indeks terutama terjadi pada kelompok dengan pengeluaran Rp2,1 juta hingga Rp5 juta, sementara kelompok Rp1–2 juta dan di atas Rp5 juta mengalami penurunan indeks.
Selain itu, persepsi masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja juga membaik. Berdasarkan tingkat pendidikan, responden dengan pendidikan SMA mencatat kenaikan indeks menjadi 107,9.
Dilihat dari kelompok usia, sebagian besar responden mengalami peningkatan optimisme terhadap peluang kerja. Namun, kelompok usia di atas 60 tahun masih menunjukkan tingkat optimisme yang rendah, sehingga masih berada di zona pesimis.
Topik:
