BREAKINGNEWS

3 Petinggi Dana Syariah Indonesia Ditangkap, OJK Awasi RUPD dan Pemulihan Dana Lender

PT Dana Syariah Indonesia (Foto: Dana Syariah)
Ilustrasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI). (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI -  Sebanyak tiga petinggi PT Dana Syariah Indonesia (DSI) telah ditangkap oleh Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) terkait dugaan kasus pelanggaran di perusahaan tersebut.

Seiring dengan proses hukum yang berjalan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus memantau secara ketat langkah-langkah yang dilakukan perusahaan, termasuk rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Dana (RUPD).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman memastikan tetap ada pihak yang memiliki kewenangan untuk bertindak dan mewakili perusahaan apabila jajaran direksi tidak dapat menyelenggarakan RUPD. 

Hal ini penting agar tata kelola perusahaan tetap berjalan dan komunikasi dengan para pemberi dana (lender) dapat terus dilakukan.

"OJK terus memonitor secara ketat rencana pelaksanaan RUPD, termasuk memastikan terdapat pihak yang memiliki kewenangan untuk bertindak dan mewakili perusahaan apabila direksi tidak dapat menyelenggarakannya," kata Agusman dalam keterangan tertulis RKDB OJK Februari 2026, dikutip Senin (9/3/2026).

Dia juga menegaskan dukungannya terhadap proses penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh Bareskrim Polri dalam kasus yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia.

Sebelumnya, melalui proses pemeriksaan yang dilakukan OJK, ditemukan indikasi tindakan fraud di perusahaan tersebut. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelaporan kepada aparat penegak hukum.

Saat ini, OJK terus berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, termasuk dalam proses penelusuran aset milik PT DSI maupun aset lain yang diduga terkait dengan penempatan dana para lender.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses pemulihan dana para lender sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Agusman berharap upaya penelusuran aset tersebut dapat membantu memaksimalkan pengembalian dana bagi para pemberi pinjaman yang terdampak kasus ini.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru