IHSG Ambles 3,27% ke Level 7.337, Hampir Seluruh Sektor Saham Tertekan

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (9/3/2026).
Berdasarkan data perdagangan, IHSG turun 248,31 poin atau 3,27% ke level 7.337,36. Selama sesi perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 7.156,68 hingga 7.403,73, mencerminkan tekanan jual yang cukup kuat di pasar saham.
Pergerakan saham pada penutupan perdagangan juga didominasi oleh tren negatif. Karena, ada 708 saham yang mengalami penurunan, 68 saham naik, dan 41 saham lainnya stagnan.
Seluruh sektor saham berada di zona merah pada perdagangan hari ini. Sektor transportasi mencatat penurunan terdalam dengan koreksi -5,22%.
Penurunan juga terjadi pada sejumlah sektor lain, antara lain:
- Bahan baku turun -4,59%
- Properti melemah -4,57%
- Barang konsumen non primer turun -4,54%
- Energi terkoreksi -4,33%
- Industri -4,04%
- Infrastruktur -3,75%
- Barang konsumen primer -3,5%
- Kesehatan -2,74%
- Teknologi -1,58%
- Keuangan -1,34%.
Hingga penutupan perdagangan, aktivitas pasar tercatat cukup tinggi. Total volume perdagangan mencapai 46,64 miliar lembar saham, dengan 2,47 juta kali transaksi. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai sekitar Rp23,7 triliun.
Pada daftar top losers, saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) memimpin dengan penurunan 15% ke Rp68. Diikuti oleh PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) yang juga turun 15% ke Rp187, serta PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) yang merosot 15% ke Rp2.210.
Sedangkan daftar top gainers dipimpin oleh PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) yang melonjak 24,53% ke Rp660. Disusul PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) yang naik 24,5% ke Rp940, serta PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang menguat 17,76% ke Rp252.
Adapun saham dengan nilai transaksi terbesar pada perdagangan hari ini adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai transaksi Rp1,38 triliun, diikuti PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebesar Rp1,07 triliun, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai transaksi Rp1,04 triliun.
Topik:
