Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terasa, 650 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Jakarta, MI - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek sejak H-10 hingga H-7 Idulfitri.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Rivan A. Purwantono mengungkapkan, total kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode 11-14 Maret 2026, mencapai 650.213 kendaraan.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). Angka ini naik 7,1% dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 607.351 kendaraan.
“Distribusi lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek masih didominasi kendaraan menuju arah timur, yakni ke Trans Jawa dan Bandung,” ujar Rivan dalam keterangan resminya, seperti dikutip Senin (16/3/2026).
Arah Timur Paling Dominan
Rivan mengaku, dari total kendaraan yang keluar dari Jabotabek, sebanyak 297.893 kendaraan atau 45,8% menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung).
Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 168.863 kendaraan, melonjak 41,7% dibandingkan lalu lintas normal, sedangkan arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 129.030 kendaraan, turun 4,7% dari kondisi normal.
"Secara keseluruhan, lalu lintas menuju arah timur meningkat 17% dibandingkan volume normal," ungkap dia.
Arah Barat dan Selatan
Sementara itu, kendaraan menuju arah barat (Merak) melalui GT Cikupa tercatat 210.397 kendaraan, naik 5,3% dari kondisi normal. Adapun kendaraan yang bergerak menuju arah selatan (Puncak) melalui GT Ciawi tercatat 141.923 kendaraan, atau turun 7,2% dari lalu lintas normal.
Pada H-7 Lebaran atau Sabtu, 14 Maret 2026, volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 190.643 kendaraan, meningkat 12,8% dibandingkan lalu lintas normal.
Rivan mengatakan lonjakan paling signifikan terlihat pada kendaraan yang menuju arah Trans Jawa.
"Pada Sabtu kemarin, kendaraan menuju Trans Jawa mencapai 60.723 kendaraan, meningkat 89,3% dari kondisi normal yang sebesar 32.070 kendaraan," pungkas dia.
Topik:
