BREAKINGNEWS

Kemenhub Bantah Penerbangan Internasional Tidak Beroperasi

Ilustrasi Pesawat
Ilustrasi pesawat. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan informasi mengenai penghentian seluruh penerbangan internasional akibat konflik di Timur Tengah adalah tidak benar. Pemerintah memastikan operasional penerbangan internasional tetap berjalan, meskipun ada dampak terbatas dari kondisi global tersebut.

Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pelayanan kepada penumpang tetap aman serta terkoordinasi dengan baik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa menyampaikan hingga 17 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, hanya terdapat dua pesawat yang masih berstatus tertahan (stranded) di Indonesia. Keduanya berada di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang dioperasikan oleh Qatar Airways.

"Seiring dibukanya kembali wilayah udara Uni Emirat Arab, sejumlah maskapai mulai mengoperasikan penerbangan secara bertahap. Emirates telah melayani penerbangan terbatas dari dan menuju Jakarta dan Denpasar," kata dia dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).

Meski demikian, sempat terjadi gangguan operasional akibat masalah fasilitas bahan bakar di Bandara Dubai pada 16 Maret 2026, yang berdampak pada keterlambatan dan penyesuaian jadwal penerbangan.

Maskapai Etihad Airways juga telah kembali mengoperasikan penerbangan terbatas dan berencana menambah frekuensi, khususnya untuk rute Jakarta dan Denpasar menuju Abu Dhabi.

Sementara itu, Qatar Airways telah melakukan penerbangan repatriasi sejak 8 Maret 2026 dan secara bertahap membuka kembali layanan dari Jakarta. Penumpang terdampak, termasuk jemaah umrah, telah ditangani melalui pengembalian dana, penjadwalan ulang, serta pengalihan ke maskapai lain. Per 16 Maret 2026, tidak ada lagi penumpang yang tertahan di Jeddah.

Di sisi lain, sejumlah maskapai seperti Saudi Arabian Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, dan Flyadeal tetap beroperasi normal untuk rute langsung ke Arab Saudi.

Selain itu, penerbangan tidak langsung melalui negara ketiga juga telah kembali berjalan normal dan siap melayani kebutuhan perjalanan masyarakat.

Dia menegaskan Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan operasional penerbangan tetap lancar serta memberikan perlindungan optimal kepada penumpang.

"Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari maskapai maupun otoritas terkait, serta menyesuaikan rencana perjalanan dengan perkembangan situasi terkini," pungkas dia.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru