4 Strategi Cerdas Kelola THR agar Tidak Cepat Habis dan Tetap Bertumbuh

Jakarta, MI - Momen Lebaran selalu identik dengan cairnya Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, bagi sebagian besar masyarakat, kebahagiaan ini kerap hanya berlangsung sementara karena dana yang diterima cepat habis setelah periode liburan.
Kondisi tersebut umumnya terjadi akibat meningkatnya pengeluaran musiman tanpa diimbangi perencanaan keuangan yang matang. Tanpa strategi yang tepat, THR cenderung habis untuk kebutuhan konsumtif dan tidak memberikan manfaat jangka panjang.
Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas, Sergio Ticoalu, menilai bahwa momen THR seharusnya dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk mengelola keuangan secara lebih bijak.
Menurutnya, masyarakat perlu mulai menerapkan pola pikir smart money, yakni menggunakan uang secara strategis, bukan sekadar mengikuti dorongan belanja sesaat.
"THR adalah kesempatan untuk mengatur keuangan dengan lebih bijak agar tidak hanya habis, tetapi juga bisa berkembang untuk masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/3/2026).
Untuk itu, ia membagikan empat langkah sederhana agar dana THR dapat dimanfaatkan secara optimal:
1. Sisihkan untuk Dana Darurat
Prioritaskan keamanan finansial dengan mengalokasikan sekitar 20-30% THR untuk dana darurat. Langkah ini penting agar tetap siap menghadapi kebutuhan tak terduga tanpa harus berutang.
2. Manfaatkan untuk Investasi
Setelah kebutuhan Lebaran terpenuhi, sisa dana dapat dialokasikan untuk investasi. Namun, pastikan keputusan investasi didasarkan pada analisis dan pemahaman, bukan sekadar ikut tren.
3. Tingkatkan Literasi Keuangan
Pemahaman tentang pengelolaan keuangan dan investasi menjadi kunci penting. Dengan literasi yang baik, keputusan finansial dapat diambil secara lebih rasional dan terukur.
4. Simpan di Instrumen Produktif
Agar dana tidak cepat habis, sebagian THR dapat ditempatkan di rekening dana nasabah (RDN), seperti fitur xRDN pada aplikasi IPOT. Instrumen ini tetap memberikan potensi imbal hasil sekaligus mudah dicairkan.
Dengan pengelolaan yang tepat, THR tidak hanya dinikmati dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi langkah awal membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.
Sergio menegaskan, konsep smart money bukan berarti menahan diri untuk menikmati Lebaran, melainkan memastikan sebagian uang tetap “bekerja” bahkan setelah masa liburan berakhir.
Topik:
