BREAKINGNEWS

Kemenhub: Arus Balik Mudik Lebaran Diprediksi pada 24 Maret 2026

Kemenhub: Arus Balik Mudik Lebaran Diprediksi pada 24 Maret 2026
Ilustrasi arus mudik lebaran. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor serta pemantauan intensif di berbagai simpul transportasi.

"Masyarakat diimbau untuk mulai mengantisipasi arus balik lebaran yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi dalam keterangan resminya, dikutip Senin (23/3/2026).

Dia mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan sejak dini guna menghindari kepadatan.

Lalu, dia menyarankan masyarakat memilih jadwal alternatif di luar jam puncak serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, membawa obat-obatan pribadi, serta memeriksa kesiapan kendaraan sebelum bepergian.

Kemenhub turut mengimbau agar masyarakat menggunakan moda transportasi resmi dan berizin, serta selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi pemerintah guna mendukung kelancaran perjalanan selama arus balik Lebaran 2026.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang angkutan umum sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga hari H Lebaran (21 Maret 2026) mencapai 10.887.584 orang. 

"Jumlah ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,58% dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 yang sebanyak 10.027.482 orang," ungkap dia.

Adapun distribusi kumulatif per moda meliputi moda kereta api sebanyak 3.349.343 orang, angkutan udara sebanyak 2.397.192 orang, angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 orang, angkutan bus sebanyak 1.693.931 orang, dan angkutan laut sebanyak 783.114 orang.

Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau di sejumlah simpul transportasi. Pada hari H Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Jakarta tercatat sebanyak 193.237 unit, sementara kendaraan yang masuk mencapai 122.074 unit. 

Total pergerakan kendaraan keluar dan masuk pada gerbang Tol Jabodetabek tercatat sebanyak 380.753 unit, dan pada gerbang Tol Non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit.

Di ruas arteri, kendaraan yang keluar dari Jabodetabek tercatat sebanyak 601.275 unit, dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di ruas arteri Non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit.

Kemenhub juga mencatat kinerja ketepatan waktu atau on time performance (OTP) angkutan umum pada hari H Lebaran. OTP pada angkutan perkeretaapian antarkota sebesar 97,70%, moda perkeretaapian regional 99,40%, moda udara domestic sebesar 88.09%, dan moda udara internasional 69,31%. Sedangkan OTP untuk moda angkutan laut mencapai 95,92%, angkutan penyeberangan mencapai 93,20%, dan angkutan darat sebesar 64,97%.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru