Ditanya Jadi Calon Direksi BEI, Ini Tanggapan Jeffrey Hendrik

Jakarta, MI - Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik menanggapi santai kabar dirinya kembali masuk dalam bursa calon direksi.
Jeffrey disebut-sebut muncul dalam beberapa paket kandidat yang beredar di publik.
Saat dikonfirmasi, Jeffrey hanya memberikan respons singkat kepada media.
“Ya, itu nanti saja,” ujar dia di Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Meski tidak banyak berkomentar soal pencalonan tersebut, Jeffrey menegaskan tetap fokus menjalankan tugas dan melanjutkan program yang sudah berjalan di BEI.
Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di level global.
Dia juga menekankan BEI tidak akan sekadar mengejar jumlah perusahaan yang melantai di bursa (IPO), tetapi lebih mengutamakan kualitas emiten.
Sebelumnya, beredar tiga paket nama calon direksi BEI di publik, termasuk yang memuat nama Jeffrey. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku belum menerima pengajuan resmi terkait pencalonan tersebut.
Paket pertama memuat Iding Pardi, Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo. Paket kedua berisi Jeffrey Hendrik, Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M. Irwan, serta Atep Salyadi Dariah Saputra.
Sedangkan paket ketiga mencantumkan Laksono Widodo, Fifi Virgantria, Heru Handayanto, John Tambunan, Donny Arsal, Lidia M. Panjaitan, dan Saidu Solihin.
Adapun batas akhir penyampaian nama calon direksi BEI ditetapkan pada 4 Mei 2026.
Topik:
