BREAKINGNEWS

Disorot BEI, MNC Asia Holding Jelaskan Status Saham Caravaggio sebagai Free Float

Disorot BEI, MNC Asia Holding Jelaskan Status Saham Caravaggio sebagai Free Float
Gedung PT Bursa Efek Indonesia yang terletak di Jakarta. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) akhirnya memberikan penjelasan terkait sorotan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai pencatatan saham milik DBS Bank Ltd S/A Caravaggio sebagai bagian dari free float.

Perseroan diketahui memasukkan kepemilikan Caravaggio sebesar 9,96% sebagai saham publik, meski hal ini dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur BHIT, Thien menjelaskan saham tersebut dianggap memenuhi kriteria free float, karena bersifat independen dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pengendali maupun manajemen perusahaan.

“Caravaggio bukan pihak terafiliasi dengan pengendali, direksi, maupun dewan komisaris,” ujar Thien dalam surat tanggapanya yang dikirim kepada BEI, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, saham tersebut tidak memiliki pembatasan untuk diperdagangkan, sehingga secara prinsip dapat diperjualbelikan di pasar dan dianggap sebagai saham yang beredar di publik.

Meski demikian, status tersebut masih menunggu keputusan resmi dari BEI. Maka dari itu, perseroan telah mengajukan permohonan agar Caravaggio dapat dikategorikan sebagai pemegang saham yang masuk dalam free float, namun hingga kini belum ada tanggapan dari otoritas bursa.

Menariknya, pencatatan saham Caravaggio sebagai free float baru muncul dalam laporan periode 31 Desember 2025 hingga 28 Februari 2026, sementara pada periode sebelumnya belum dimasukkan.

Di sisi lain, transparansi terkait identitas investor di balik Caravaggio masih terbatas.

Thien menyatakan tidak mengetahui detail pemegang saham maupun Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari entitas tersebut, tapi dapat memastikan tidak ada hubungan afiliasi dengan pihak pengendali maupun manajemen perusahaan.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Disorot BEI, BHIT Jelaskan Status Saham Caravaggio | Monitor Indonesia