Kinerja Waskita Beton Precast 2025: Rugi Rp537,36 Miliar

Jakarta, MI - Kinerja PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sepanjang 2025 masih menghadapi tekanan, karena masih mengalami rugi yang cukup besar. Meski demikian, kinerjanya sedikit mengalami perbaikan dibanding tahun 2024.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (27/3/2026), WSBP mencatat rugi bersih sebesar Rp537,36 miliar di 2025, turun 46,11% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp997,3 miliar.
Sejalan dengan itu, rugi per saham juga menyusut menjadi Rp10,84 dari sebelumnya Rp20,62.
Meski kerugian berkurang, pendapatan WSBP justru masih mengalami penurunan. Sepanjang 2025, pendapatan usaha tercatat Rp1,56 triliun, lebih rendah dari Rp1,97 triliun pada tahun sebelumnya.
Pendapatan terbesar masih berasal dari segmen precast sebesar Rp740,43 miliar, diikuti readymix Rp504,64 miliar, dan konstruksi Rp324,49 miliar. Dari sisi wilayah, Pulau Jawa menjadi kontributor utama dengan Rp860,19 miliar, sementara luar Jawa menyumbang Rp709,38 miliar.
Dari sisi operasional, perusahaan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp1,29 triliun dari sebelumnya Rp1,6 triliun. Namun, laba kotor tetap turun menjadi Rp274,46 miliar dari Rp369,67 miliar.
Di sisi lain, beban usaha berhasil ditekan signifikan menjadi Rp522,02 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan Rp1,08 triliun pada tahun sebelumnya. Hal ini membuat rugi sebelum beban keuangan dan pajak membaik menjadi Rp247,55 miliar dari Rp713,38 miliar. Sementara itu, beban keuangan sedikit meningkat menjadi Rp289,81 miliar dari Rp283,91 miliar.
Dari sisi neraca, total aset WSBP turun menjadi Rp3,05 triliun dari Rp3,61 triliun. Liabilitas juga sedikit menurun menjadi Rp5,02 triliun dari Rp5,17 triliun. Namun, defisiensi ekuitas justru meningkat menjadi Rp1,96 triliun dari sebelumnya Rp1,55 triliun.
Topik:
