Mentan Amran: Stok Beras Nasional Dipastikan Aman hingga 324 Hari

Jakarta, MI - Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman seiring berlangsungnya panen raya padi di berbagai daerah pada akhir Maret 2026.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan produksi pangan saat ini cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog telah menembus lebih dari 4 juta ton dan diperkirakan segera mendekati 5 juta ton.
"Stok beras nasional saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 324 hari ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Amran dalam keterangan resminya, Minggu (29/3/2026).
Dia mengaku, panen raya yang terjadi secara serentak di berbagai wilayah turut menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan, terutama menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Kondisi ini membantu mencegah lonjakan harga di pasar.
Salah satu contoh panen raya terlihat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, panen dilakukan melalui program ketahanan pangan berbasis desa yang melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok tani.
"Program ini mengelola sekitar 350 hektare lahan dengan melibatkan 350 petani, dan sebagian sudah memasuki masa produksi," jelas dia.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri menyebut keberhasilan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian daerah.
Saat ini, wilayah tersebut memiliki sekitar 13.000 hektare lahan sawah produktif, dengan target peningkatan hasil panen dari 5 ton menjadi 6 ton per hektare melalui perluasan lahan dan penggunaan teknologi pertanian.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Yudi Sastro menekankan pentingnya peningkatan luas tanam dan produktivitas sebagai strategi menjaga keberlanjutan produksi.
Pemerintah juga terus mendorong penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.
Dengan meluasnya panen raya di berbagai daerah, pemerintah optimistis produksi padi nasional tetap terjaga, sehingga mampu memperkuat cadangan pangan dan menjaga stabilitas harga dalam jangka panjang.
Topik:
