BREAKINGNEWS

Genap Setahun, Bale by BTN Melonjak Tajam: Jadi Motor Baru Dana Murah dan Ekosistem Digital

Genap Setahun, Bale by BTN Melonjak Tajam: Jadi Motor Baru Dana Murah dan Ekosistem Digital
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu (ketiga dari kanan) menegaskan Bale bukan sekadar aplikasi perbankan, melainkan strategi besar untuk mengubah cara BTN berinteraksi dengan nasabah. (Foto: Dok MI/BTN)

Jakarta, MI – Transformasi digital PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mulai menunjukkan hasil nyata. Superapp andalannya, Bale by BTN, genap satu tahun dengan catatan kinerja yang melesat tajam—menjadi tulang punggung baru dalam memperkuat ekosistem digital sekaligus mendongkrak dana murah perseroan.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan Bale bukan sekadar aplikasi perbankan, melainkan strategi besar untuk mengubah cara BTN berinteraksi dengan nasabah.

“Bale by BTN kami kembangkan untuk memperkuat hubungan BTN dengan nasabah melalui transaksi sehari-hari, tidak hanya pada saat pembiayaan. Ini bagian dari transformasi agar BTN tetap relevan dengan kebutuhan finansial masyarakat,” ujar Nixon, Minggu (29/3/2026).

Lonjakan kinerja Bale terlihat jelas sepanjang 2025. Jumlah pengguna melonjak dari sekitar 1,8 juta menjadi lebih dari 3,6 juta—tumbuh 102% secara tahunan (YoY). Aktivitas transaksi juga meroket dari 1,2 miliar menjadi lebih dari 2,2 miliar transaksi, atau naik 79% YoY.

Tak kalah signifikan, nilai transaksi ikut terdongkrak dari sekitar Rp80 triliun menjadi lebih dari Rp101 triliun, mencatat pertumbuhan 25% YoY. Angka ini menegaskan Bale telah bertransformasi menjadi platform utama dalam aktivitas finansial harian nasabah BTN.

Lebih dari sekadar transaksi, Bale kini menjadi mesin penggerak dana murah (CASA). Dana Pihak Ketiga (DPK) retail yang dihimpun melalui Bale meningkat dari Rp17 triliun menjadi Rp21,63 triliun. Bahkan, nasabah pengguna Bale tercatat memiliki rata-rata saldo 6,4 kali lebih tinggi dibandingkan non-pengguna.

Senior Executive Vice President Digital Business BTN, Thomas Wahyudi, menyebut pertumbuhan ini ditopang oleh strategi penguatan ekosistem digital yang semakin luas dan terintegrasi.

“Bale by BTN kami kembangkan sebagai superapp yang menghubungkan berbagai kebutuhan nasabah, mulai dari transaksi perbankan, pembiayaan perumahan, hingga kebutuhan gaya hidup,” ujarnya.

Saat ini, Bale telah terhubung dengan berbagai layanan seperti Bale Properti, Bale Merchant, Bale Bisnis, Bale Agen, hingga Bale Community. Langkah ini mempertegas posisi BTN dalam membangun ekosistem finansial yang menyeluruh dan terintegrasi.

Salah satu gebrakan terbaru adalah hadirnya Bale Wisata, fitur yang menggabungkan kebutuhan perjalanan dalam satu platform—mulai dari tiket transportasi, destinasi wisata, hingga pemesanan hotel. Beragam promo juga ditawarkan, mulai dari diskon tiket wisata hingga bundling paket perjalanan di berbagai kota di Indonesia.

Langkah ini selaras dengan dorongan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mengkampanyekan wisata domestik lewat #DiIndonesiaAja dan #WonderfulIndonesia.

Di tengah tekanan geopolitik global, BTN melihat sektor pariwisata domestik sebagai peluang strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Bale Wisata pun diposisikan bukan sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari kontribusi nyata BTN dalam menggerakkan ekonomi domestik.

“Melalui Bale Wisata, kami ingin menjadi bagian dari pergerakan ekonomi domestik dengan mendorong masyarakat berwisata di Indonesia,” kata Thomas.

Memasuki 2026, BTN memasang target ambisius: lebih dari 6 juta pengguna Bale dengan dukungan lebih dari 68 fitur baru dan peningkatan layanan. Perseroan juga akan memperkuat kolaborasi dengan merchant, sektor lifestyle, hingga event nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif Bale Ngopi.

Dengan strategi agresif ini, Bale by BTN diproyeksikan tidak hanya menjadi platform transaksi, tetapi juga mesin pertumbuhan utama dana murah, penguat loyalitas nasabah, dan gerbang BTN menuju ekosistem digital serta gaya hidup masyarakat Indonesia.

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru