IHSG Melemah Tipis ke 7.091, Tekanan Global Bayangi Pergerakan Pasar

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin (30/3/2026), di tengah tekanan sentimen global yang masih memengaruhi pasar.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG turun 5,38 poin atau 0,08% ke level 7.091,67, setelah sepanjang hari bergerak di kisaran 6.945 hingga 7.104.
Pergerakan saham secara umum didominasi pelemahan. Sebanyak 403 saham terkoreksi, sementara 272 saham berhasil menguat dan 149 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Meski IHSG melemah, sejumlah sektor justru masih mencatatkan kenaikan. Sektor energi memimpin dengan penguatan 2,18%, diikuti teknologi 1,42% dan transportasi 1,41%.
Selain itu, sektor barang konsumen non-primer, industri, konsumen primer, dan kesehatan juga masih berada di zona hijau.
Namun, pelemahan cukup dalam terjadi pada sektor keuangan yang turun 1,17%, disusul bahan baku, properti, dan infrastruktur yang turut mengalami tekanan.
Dari sisi aktivitas perdagangan, transaksi terbilang ramai dengan volume mencapai 25,05 miliar saham dan frekuensi 1,66 juta kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp14,9 triliun dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp12.536 triliun.
Pada jajaran saham, tekanan terbesar dialami PT Sat Nusapersada Tbk yang anjlok 14,81% ke Rp322. Penurunan juga terjadi pada PT Fortune Mate Indonesia Tbk yang turun 14,49% ke Rp236 serta PT Hotel Fitra International Tbk yang melemah 14,38% ke Rp262.
Di sisi lain, saham dengan kenaikan tertinggi dipimpin PT Equity Development Investments Tbk yang melesat 34,44% ke Rp121. Kenaikan juga dicatat PT Nusantara Almazia Tbk yang naik 34,02% ke Rp260 dan PT Kian Santang Muliatama Tbk yang menguat 29,41% ke Rp110.
Topik:
