Menkeu Purbaya: Ekonomi Tetap Kuat dan Defisit APBN Aman di Tengah Gejolak Global

Jakarta, MI - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kondisi perekonomian Indonesia masih stabil meski menghadapi dampak konflik di Timur Tengah.
Dia juga memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali, yakni di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Menurut Purbaya, pemerintah terus menjaga kesehatan fiskal agar tetap kuat dalam menghadapi tekanan dari kondisi global.
"Kami menjaga anggaran tetap berkelanjutan, sehingga masih memiliki ruang untuk meredam gejolak ekonomi dunia," kata dia dalam konferensi pers secara online, Rabu (1/4/2026).
Dia menjelaskan, APBN masih cukup kuat untuk menghadapi berbagai risiko global, termasuk jika harga minyak dunia rata-rata mencapai 100 dolar AS per barel hingga akhir tahun.
Dengan asumsi tersebut, pemerintah tetap optimistis defisit anggaran bisa dikendalikan dengan baik.
“Dengan perhitungan saat ini, meskipun harga minyak mencapai 100 dolar AS, anggaran tetap terjaga dan defisit masih dalam batas aman,” jelasnya.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap kondisi keuangan negara. Dia memastikan pemerintah telah melakukan perhitungan matang untuk menjaga stabilitas APBN hingga akhir tahun.
"Kami pastikan semuanya terkendali. Tidak perlu khawatir soal defisit atau kondisi anggaran, kita kendalikan dengan baik, kita sudah hitung hingga akhir tahun,” tutupnya.
Topik:
