Inflasi Maret 2026 Terkendali di 3,48%, BI Pastikan Tetap Stabil

Jakarta, MI - Inflasi Indonesia pada Maret 2026 tetap terjaga dalam kisaran target yang ditetapkan, yakni 2,5±1 persen.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,41 persen secara bulanan (mtm). Sementara secara tahunan (yoy), inflasi tercatat 3,48 persen per Maret 2026, lebih rendah dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 4,76 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso menyatakan, terjaganya inflasi ini tidak lepas dari konsistensi kebijakan moneter serta koordinasi erat antara Bank Indonesia dan pemerintah, baik pusat maupun daerah, melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Selain itu, penguatan program ketahanan pangan juga turut membantu menjaga stabilitas harga.
"Ke depan, BI optimistis inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran hingga 2026 dan 2027," ungkap dia dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/2026).
Dari sisi komponen, inflasi inti masih terkendali. Pada Maret 2026, inflasi inti tercatat 0,13 persen secara bulanan, lebih rendah dari bulan sebelumnya. Secara tahunan, inflasi inti berada di level 2,52 persen.
Kondisi ini dipengaruhi oleh penurunan harga emas global serta ekspektasi inflasi yang tetap stabil, meskipun permintaan meningkat selama periode Idulfitri.
Sementara itu, kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) juga menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Secara bulanan, inflasi kelompok ini sebesar 1,58 persen, lebih rendah dibandingkan Februari.
Kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas seperti daging ayam, beras, dan telur, seiring meningkatnya permintaan saat Ramadan dan Idulfitri. Namun secara tahunan, inflasi kelompok ini justru menurun menjadi 4,24 persen.
Di sisi lain, kelompok harga yang diatur pemerintah (administered prices) mengalami inflasi sebesar 0,31 persen secara bulanan. Kenaikan ini dipicu oleh penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta meningkatnya tarif angkutan selama periode mudik Lebaran.
"Secara tahunan, inflasi kelompok ini tercatat 6,08 persen, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya," pungkas dia.
Topik:
