BREAKINGNEWS

BEI Pantau Gerak Saham DATA dan YPAS, Investor Perlu Waspada

BEI Pantau Gerak Saham DATA dan YPAS, Investor Perlu Waspada
Gedung PT Bursa Efek Indonesia yang terletak di Jakarta. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya pergerakan tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS). Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan investor.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menjelaskan saham DATA mengalami penurunan harga yang tidak biasa dalam waktu singkat.

Dalam sepekan, saham ini tercatat merosot hingga sekitar 44,76% dan sempat menyentuh pelemahan lebih dalam hingga 52,32%. Tren penurunan masih berlanjut dengan koreksi 10,32% ke level Rp1.955 pada perdagangan Senin (6/4/2026).

Sebaliknya, saham YPAS justru menunjukkan pergerakan yang sangat kuat. 

"Dalam sepekan, saham ini melonjak 127,7% dan bahkan naik hingga 190,52% dalam sebulan terakhir. Pada perdagangan terbaru, YPAS kembali menguat 20,86% ke posisi Rp1.685," kata Aji dalam keterangan resminya.

Aji menegaskan status UMA tidak selalu berarti adanya pelanggaran aturan di pasar modal. 

"Saat ini, Bursa masih mencermati pola transaksi kedua saham tersebut untuk memastikan pergerakannya tetap sesuai dengan ketentuan," jelas dia.

Aji menambahkan, seiring kondisi ini, investor diimbau untuk lebih berhati-hati. 

"Pelaku pasar disarankan memperhatikan keterbukaan informasi dari perusahaan, mencermati kinerja fundamental, serta mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi," tutup Aji.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru