BREAKINGNEWS

3 Lahan KAI di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga

3 Lahan KAI di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Sebanyak tiga lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Tanah Abang yang saat ini dikuasai pihak ketiga rencananya akan diambil alih kembali. Lahan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), saat meninjau lokasi yang direncanakan menjadi bagian dari program hunian rakyat di lahan aset KAI di Jalan Kemukus, Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Minggu (5/4/2026).

"Tadi saya mendapatkan info dari Dirut Kereta Api ya dan juga dari Pak Doni, ada lahan kereta api yang sudah berkekuatan hukum tetap tapi dikuasai oleh pihak ketiga di Tanah Abang. Ada tiga lokasi," ujar Ara.

Ia menambahkan, rencana pengambilalihan lahan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki hunian yang layak.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Ara juga berencana melakukan kunjungan kerja ke tiga lokasi tersebut.

"Habis ini kita mau lihat sana ya. Negara harus hadir dan ini buat kepentingan rakyat untuk program 3 juta rumah lokasinya di Tanah Abang," kata dia.

Ia juga meminta komitmen dari Kepala BP BUMN serta Direktur Utama KAI untuk berani mengambil langkah tegas untuk mengambil alih lahan tersebut. 

Menurutnya, negara tidak boleh kalah dalam mempertahankan asetnya, terlebih jika lahan itu akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, seperti program pembangunan 3 juta rumah.

"Dan saya tegaskan negara tidak boleh kalah terhadap siapa pun, apalagi sudah punya kekuatan hukum yang tetap, apalagi ini digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Ya. Negara tidak boleh kalah terhadap siapa pun ya. Jadi, saya pastikan begitu. Pak Dirut punya nyali? Kalau nggak punya nyali berhenti aja jadi pengurus negara ini," tegasnya.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru