Jakarta, MI - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berencana mengalihkan saham hasil buyback senilai Rp788,28 miliar. Total saham yang akan dilepas mencapai 105,8 juta lembar atau setara sekitar USD48,43 juta.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di BEI, pada Jumat (10/4/2026), saham treasury tersebut rencananya akan digunakan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan dan manajemen (ESOP/MSOP).
Namun, pelaksanaan rencana ini masih menunggu persetujuan dari pemegang saham.
Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 19 Mei 2026 untuk meminta persetujuan terkait pengalihan saham tersebut.
Program ESOP/MSOP sendiri merupakan skema pemberian hak kepada karyawan, direksi, dan dewan komisaris (termasuk entitas anak) untuk memiliki saham perusahaan.
"Tujuannya adalah meningkatkan keterlibatan dan kinerja manajemen serta karyawan," tulis manajemen AMMN.
Adapun saham hasil buyback ini wajib dialihkan paling lambat dalam waktu tiga tahun setelah periode pembelian kembali berakhir. Tidak semua pihak bisa ikut dalam program ini. Peserta harus memenuhi sejumlah syarat, antara lain:
- Masih aktif sebagai karyawan, direksi, atau komisaris saat distribusi saham
- Tidak berstatus komisaris independen
- Tidak sedang dikenai sanksi atau menjalani proses hukum
- Memenuhi kriteria tambahan yang ditetapkan manajemen
Melalui program ini, manajemen AMMN berharap dapat memperkuat loyalitas serta menyelaraskan kepentingan manajemen dan karyawan dengan kinerja perusahaan.

.-(foto%3A-dok-istimewa).webp&w=3840&q=75)