BREAKINGNEWS

IHSG Masih akan Bergerakan ke Kisaran 7.500-7.700

IHSG Masih akan Bergerakan ke Kisaran 7.500-7.700
Ilustrasi papan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak stabil atau “konsolidasi” pada perdagangan Kamis (16/4/2026), setelah sehari sebelumnya ditutup turun 0,68% ke level 7.623,5.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG kemarin salah satunya dipicu aksi ambil untung (profit taking) oleh investor setelah pasar saham sempat naik selama sekitar satu pekan. Sektor infrastruktur tercatat mengalami penurunan paling dalam.

Dari sisi analisis teknikal, indikator menunjukkan sinyal bahwa pasar mulai jenuh beli (overbought), bahkan muncul sinyal pelemahan. 

"Meski begitu, indikator lain masih menunjukkan tren positif sehingga IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 7.500 hingga 7.700," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga melemah ke sekitar Rp17.140 per dolar AS, seiring penguatan tipis dolar AS.

Tekanan terhadap pasar juga datang dari faktor global. S&P Global Ratings menilai ekonomi Indonesia cukup rentan terhadap dampak konflik di Timur Tengah jika berlangsung lama. Kenaikan harga energi akibat konflik berpotensi meningkatkan beban subsidi pemerintah dan menekan anggaran negara.

Selain itu, mahalnya impor minyak bisa memperlebar defisit transaksi berjalan. Jika inflasi meningkat, suku bunga berpotensi naik, yang pada akhirnya membuat biaya pinjaman pemerintah ikut meningkat.

Situasi semakin kompleks dengan ketegangan geopolitik, termasuk kebijakan Amerika Serikat terkait Selat Hormuz yang berdampak pada negara besar seperti China dan India. Ketegangan ini juga berpotensi mengganggu hubungan dagang global.

Di tengah kondisi itu, Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi beberapa saham yang bisa diperhatikan investor hari ini, yaitu GJTL, CPIN, MAPI, CTRA, dan ADRO.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

IHSG Masih akan Bergerakan ke Kisaran 7.500-7.700 | Monitor Indonesia