Indointernet Go Private, Tawarkan Buyback Rp11.500 per Saham

Jakarta, MI - PT Indointernet Tbk (EDGE) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 April 2026 untuk meminta persetujuan rencana go private dan delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Jika disetujui, langkah ini akan dilanjutkan dengan penawaran tender sukarela oleh Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DE), selaku pemegang saham pengendali. DE berencana membeli hingga 159.598.500 saham atau setara 7,90% dari total saham beredar.
"Saat ini, DE adalah pemegang saham telah menguasai 59,10% saham EDGE atau sekitar 1,19 miliar lembar saham," kata manajemen EDGE dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2026).
Di dalam aksi korporasi ini, harga penawaran ditetapkan sebesar Rp11.500 per saham. Nilai tersebut tergolong premium, karena sekitar 141,2% lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga tertinggi saham dalam 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS, yang berada di level Rp4.768.
Manajemen EDGE menyebut, penetapan harga telah mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari pergerakan harga historis, likuiditas saham, hingga analisis internal dan masukan pihak independen.
"Pendanaan untuk aksi ini akan berasal dari dana internal DE maupun sumber pendanaan lain yang sesuai dengan regulasi," ungkap manajemen EDGE.
Perusahaan juga memastikan dana tersebut telah disiapkan sehingga kewajiban pembayaran kepada investor publik dapat dipenuhi tepat waktu.
Manajemen EDGE menambahkan, bagi pemegang saham publik yang memilih tidak menjual sahamnya, mereka akan tetap menjadi pemegang saham di perusahaan tertutup, di mana jumlah pemegang saham perseroan menjadi kurang dari Rp50 atau jumlah yang telah ditetapkan OJK.
"Namun, saham tersebut nantinya tidak lagi dapat diperdagangkan di BEI, sehingga likuiditasnya menjadi sangat terbatas," tutup manajemen EDGE.
Topik:
