Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas Lewat Digitalisasi

Jakarta, MI - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat pemberdayaan UMKM perempuan melalui penyelenggaraan Kartini BISA Fest yang berlangsung pada 20-24 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong literasi digital dan peningkatan kapasitas usaha perempuan.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyebut acara ini sebagai momentum mengadaptasi nilai perjuangan Kartini di era digital. Telkom juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperluas dampak ekonomi pelaku UMKM perempuan.
“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat untuk terus belajar dan memanfaatkan teknologi agar memberikan dampak lebih luas,” katanya.
Dalam acara tersebut, Telkom menghadirkan sejumlah program terintegrasi, mulai dari bazar 40 UMKM perempuan, seminar keamanan siber dengan 350 peserta, hingga pelatihan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung pemasaran digital.
“Program ini menjadi ruang kolaborasi dan inovasi bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing,” ujarnya.
Telkom mencatat, dari lebih dari 112.000 UMKM binaannya, sekitar 73.152 di antaranya merupakan pelaku usaha perempuan. Mereka aktif mengikuti pembinaan berbasis digital guna meningkatkan kapasitas dan memperluas akses pasar.
“Pembinaan tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga membangun ekosistem digital yang inklusif,” tuturnya.
Selain itu, Telkom juga memberikan dukungan nyata melalui program Packfest. Dalam program ini, perusahaan menyalurkan 500.000 bantuan kemasan serta memfasilitasi 2.250 sertifikasi halal bagi UMKM perempuan secara gratis.
“Langkah ini untuk memperkuat branding dan legalitas produk agar mampu bersaing di pasar modern,” ucapnya.
Dukungan tersebut juga mencakup UMKM penyandang disabilitas sebagai bagian dari komitmen inklusivitas. Telkom menegaskan bahwa transformasi digital harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Transformasi digital harus inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua,” tegasnya.
Telkom juga menilai perempuan memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Data menunjukkan sekitar 64,5 persen atau setara 37 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan.
“Melalui digitalisasi dan standarisasi, kami berharap UMKM dapat tumbuh mandiri dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” imbuhnya.
Program Kartini BISA Fest sendiri menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing global.
Topik:
