Tak Sekadar Tabungan, Bank Mandiri Dorong Literasi Keuangan Pelajar Sejak Dini

Jakarta, MI - Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai pendorong lahirnya generasi muda yang siap menghadapi masa depan.
Melalui program Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), Bank Mandiri mengajak pelajar untuk mulai mengenal dan mengelola keuangan sejak dini. Program ini tidak hanya membuka akses rekening, tetapi juga membangun kebiasaan menabung, membentuk karakter, dan meningkatkan kesadaran finansial jangka panjang.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.
"Literasi keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing. Melalui SimPel, kami tidak hanya membuka akses keuangan, tetapi juga menanamkan pola pikir finansial yang berkelanjutan," kata dia dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2026).
Hingga Desember 2025, jumlah rekening SimPel Bank Mandiri telah mencapai 928 ribu rekening, tumbuh hampir 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Tren ini berlanjut pada 2026, dengan total rekening mencapai 966 ribu per Maret.
Total saldo tabungan pelajar juga mencapai Rp354 miliar, dengan rata-rata saldo Rp366 ribu per rekening. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran menabung di kalangan pelajar.
Program ini menjangkau pelajar dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga SMA. Mayoritas nasabah berasal dari tingkat SMA, yang dinilai sebagai fase penting dalam membentuk kebiasaan keuangan. Secara wilayah, Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar.
Selain menyediakan produk tabungan, Bank Mandiri juga aktif memberikan edukasi keuangan. Sepanjang 2025, program literasi telah menjangkau lebih dari 1.000 mahasiswa, dan pada 2026 diperluas melalui program “Mandirian Mengajar” yang melibatkan hampir 10 ribu peserta.
Tak hanya itu, Bank Mandiri juga mendukung fasilitas pendidikan dengan merenovasi 27 sekolah di berbagai daerah serta menyediakan pojok baca untuk meningkatkan minat literasi.
Di sisi lain, dukungan terhadap akses pendidikan juga dilakukan melalui pemberian beasiswa kepada 267 mahasiswa dan distribusi lebih dari 26 ribu paket perlengkapan sekolah, termasuk bagi wilayah terdampak bencana.
Ke depan, Bank Mandiri menargetkan penyaluran ribuan paket tas sekolah tambahan di berbagai daerah sebagai bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Melalui berbagai program ini, Bank Mandiri ingin membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi—mulai dari akses keuangan, edukasi, hingga dukungan fasilitas.
"Bagi kami, setiap rekening pertama adalah awal perjalanan menuju masa depan yang lebih mandiri dan terarah,” tutup Adhika.
Topik:
