BREAKINGNEWS

IHSG Anjlok Hampir 3 Persen ke Level 6.969, Mayoritas Merah

IHSG Anjlok Hampir 3 Persen ke Level 6.969, Mayoritas Merah
Ilustrasi papan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam hampir 3 persen pada perdagangan Jumat (8/5/2026). 

Berdasarkan data perdagangan, IHSG anjlok 204,92 poin atau turun 2,86 persen ke level 6.969,39. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.186,83 sebelum akhirnya jatuh ke posisi terendah saat penutupan pasar.

Mayoritas saham bergerak di zona merah. Sebanyak 575 saham melemah, 133 saham menguat, sementara 108 saham lainnya bergerak stagnan.

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan. Sektor bahan baku menjadi yang paling tertekan setelah anjlok 7,8 persen. Penurunan juga terjadi pada sektor transportasi sebesar 5,72 persen, energi 4,59 persen, industri 4,55 persen, serta barang konsumen nonprimer 3,39 persen.

Selain itu, sektor properti turun 2,66 persen, teknologi melemah 1,91 persen, keuangan turun 1,48 persen, barang konsumen primer terkoreksi 2,11 persen, dan infrastruktur turun tipis 0,32 persen.

Di tengah tekanan pasar, hanya sektor kesehatan yang berhasil bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,70 persen.

Aktivitas perdagangan saham juga terpantau ramai. Hingga penutupan pasar, total volume perdagangan mencapai 56,2 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,8 juta kali. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp36 triliun, sementara kapitalisasi pasar berada di level Rp12.431 triliun.

Pada daftar saham dengan penurunan terbesar, ELPI menjadi top losers setelah jatuh 15 persen ke level Rp1.445. Disusul ESIP yang turun 15 persen ke Rp187 dan DSSA yang merosot 14,94 persen ke Rp1.310.

Sedangkan daftar saham top gainers dipimpin MPOW yang melonjak 34,55 persen ke Rp148. Kemudian MEDS naik 34,48 persen ke Rp117 dan IRRA melesat 25 persen ke Rp510. 

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

IHSG Anjlok Hampir 3 Persen ke Level 6.969, Mayoritas Merah | Monitor Indonesia