BREAKINGNEWS

Pengendali MAP Berganti Setelah Diambil Investor Singapura

Pengendali MAP Berganti Setelah Diambil Investor Singapura
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) atau MAP. (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, MI - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) atau MAP resmi mengumumkan perubahan pengendali perusahaan setelah investor asal Singapura, Pacific Universal Investments Pte. Ltd. mengakuisisi mayoritas saham perseroan.

Dalam keterbukaan informasi pada Jumat (8/5/2026), Sekretaris Perusahaan MAPI, Eva Andrianie menyampaikan, Pacific Universal Investments telah membeli 8,466 miliar lembar saham atau setara 51 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Saham tersebut diambil alih dari pemegang saham sebelumnya, PT Satya Mulia Gema Gemilang, melalui transaksi pasar negosiasi dengan harga Rp1.395 per saham. Total nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai sekitar Rp11,81 triliun.

Setelah resmi menjadi pengendali baru, Pacific Universal Investments juga akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO) sesuai aturan pasar modal.

Dalam proses tender offer ini, perusahaan bekerja sama dengan CVC Capital Partners dan menunjuk dua entitas, yakni Samudra (Investment) Pte. Ltd. dan Ocean Continuum Pte. Ltd., untuk menjalankan aksi korporasi tersebut.

Harga tender offer ditetapkan sebesar Rp1.550 per saham, lebih tinggi sekitar 11,11 persen dibanding harga akuisisi awal Rp1.395 per saham.

Kabar pergantian pengendali dan rencana tender offer langsung disambut positif pasar. Saham MAPI melonjak 12,36 persen atau naik 160 poin ke level Rp1.455 pada penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026).

Harga tender offer Rp1.550 juga berada sekitar 6,53 persen di atas harga penutupan saham MAPI hari ini.

Eva menegaskan perubahan pengendali tersebut tidak berdampak negatif terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. 

"Hingga saat ini, MAPI tetap menjalankan bisnis ritelnya secara normal," tutup Eva.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

Pengendali MAP Berganti Setelah Diambil Investor Singapura | Monitor Indonesia