Jakarta, MI - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah menyiapkan calon emiten baru berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari sektor energi baru terbarukan (EBT). Perusahaan tersebut adalah PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).
Denera merupakan holding yang menaungi berbagai proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia. Di tahun ini, perusahaan ditargetkan mengelola hingga 33 proyek PSEL di berbagai daerah.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan, Denera ditargetkan melantai atau melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di BEI pada 2028. Target tersebut diharapkan tercapai setelah proyek mulai menghasilkan arus kas atau cashflow yang stabil.
"Harapan kami, setelah proyek memiliki arus kas yang kuat dan seluruh pembangunan selesai pada 2028, perusahaan ini bisa menjadi perusahaan terbuka di Indonesia," kata Pandu di Jakarta, seperti diberitakan Selasa (12/5/2026).
Pandu menjelaskan, proyek yang dikembangkan Denera membutuhkan investasi sangat besar.
Untuk mendukung pengembangannya, Danantara menyiapkan dana sekitar USD5 miliar atau setara Rp85 triliun hingga Rp90 triliun.
"Nilai investasinya memang besar. Secara total bisa mencapai USD5 miliar," jelas dia.

