BREAKINGNEWS

Rupiah Nyaris Rp17.700 per Dolar AS, DPR Panggil Bos BI

Rupiah Nyaris Rp17.700 per Dolar AS, DPR Panggil Bos BI
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memanggil Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo beserta jajaran petinggi bank sentral di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang nyaris menembus Rp17.700.

Pemanggilan tersebut berlangsung dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama BI dengan agenda pembahasan laporan kinerja BI tahun 2025, Senin (18/5/2026). Rapat dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan rapat kali ini merupakan lanjutan dari rapat pada 8 April lalu yang belum sempat menyelesaikan sesi tanya jawab antara anggota dewan dan pihak BI. Karena itu, rapat langsung dibuka dengan sesi tanya jawab.

Dalam forum tersebut, para anggota DPR menyoroti kondisi rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS. Mereka mempertanyakan indikator BI dalam menentukan nilai tukar rupiah, apakah posisinya terjaga atau tidak.

Sorotan itu muncul karena BI selama ini kerap menyatakan kondisi rupiah masih dalam level yang terjaga, meski nilai tukarnya terus mengalami pelemahan. 

Selain menyoroti kondisi rupiah yang terus melemah, anggota DPR juga mempertanyakan langkah konkret yang ditempuh BI untuk mengembalikan penguatan nilai tukar rupiah.

Di tengah berlangsungnya rapat, rupiah terpantau semakin tertekan hingga nyaris menyentuh level Rp17.700 per dolar AS pada perdagangan Senin (18/5/2026) siang. Angka itu sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang sejarah.

Pada pukul 12.00 WIB, rupiah berada di level Rp17.676 per dolar AS. Nilai itu melemah 80 poin atau 0,45 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Tekanan terhadap rupiah sebenarnya sudah terlihat sejak awal perdagangan. Pada pembukaan pasar pagi tadi, mata uang Garuda sudah berada di level Rp17.630 per dolar AS atau turun 33 poin dibandingkan hari sebelumnya.

Pelemahan kali ini bahkan melampaui level rupiah saat krisis moneter 1998, ketika nilai tukar sempat menyentuh kisaran Rp16.800 per dolar AS. 

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Rupiah Nyaris Rp17.700 per Dolar AS, DPR Panggil Bos BI | Monitor Indonesia