Jakarta, MI - Komitmen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif dan mempercepat transformasi talenta digital kembali menuai apresiasi di tingkat internasional. Pada ajang LinkedIn Talent Awards 2025, BNI berhasil meraih penghargaan Talent Insight Pioneer sekaligus masuk sebagai finalis Best Employer Branding on LinkedIn dan AI Pioneer Learning Champion.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di The St. Regis Jakarta, Kamis (7/5/2026). Raihan ini melanjutkan prestasi BNI pada tahun sebelumnya, ketika dinobatkan sebagai Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards Indonesia 2024 untuk kategori perusahaan dengan jumlah karyawan di atas 10.000 orang.
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi BNI dalam membangun strategi human capital yang adaptif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan bisnis masa depan.
“Pengakuan ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus memperkuat transformasi human capital melalui pendekatan digital berbasis data. Kami percaya bahwa pengelolaan talenta yang tepat akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” kata Munadi dalam keterangan tertulis.
Dalam beberapa tahun terakhir, BNI mengintegrasikan teknologi berbasis AI ke dalam berbagai proses pengelolaan SDM. Pemanfaatan teknologi tersebut mencakup pemetaan kebutuhan kompetensi, strategi sourcing, hingga penguatan employer branding perusahaan.
Pendekatan berbasis data itu juga membantu perusahaan membaca dinamika pasar tenaga kerja, tren skill masa depan, serta meningkatkan efektivitas proses rekrutmen dan engagement kandidat. Melalui strategi tersebut, BNI juga berhasil memperkuat positioning sebagai salah satu employer of choice di industri perbankan nasional.
Di sisi budaya perusahaan, BNI terus menanamkan empat nilai utama, yakni profesionalisme, integritas, orientasi kepada nasabah, dan penyempurnaan tiada henti, yang kemudian diterjemahkan dalam enam semangat kerja atau 6 Karsa seperti agility, growth mindset, kolaborasi, hingga excellence in execution. Budaya tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang future-ready dan mampu bersaing di era digital.
Transformasi human capital yang dijalankan BNI juga diarahkan untuk menyiapkan talenta yang mampu menjawab kebutuhan bisnis di bidang digitalisasi, analytics, dan sustainability.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat ekosistem pembelajaran dan pengembangan talenta yang agile, future-ready, serta mampu mendorong daya saing BNI di tingkat nasional maupun global,” ujar Munadi.
Ke depan, BNI juga akan memperluas penerapan strategi human capital berbasis teknologi dan data analytics guna membangun organisasi yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan talenta berkelanjutan.
