Jakarta, MI - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Dalam perubahan terbaru ini, harga BBM jenis diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan, sementara harga Pertamax Turbo justru mengalami kenaikan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan secara rutin dengan mempertimbangkan pergerakan harga energi global serta formula penetapan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, langkah tersebut bertujuan menjaga ketersediaan BBM berkualitas dengan harga yang tetap kompetitif bagi masyarakat.
"Harga Pertamina Dex dan Dexlite turun, sedangkan Pertamax Turbo mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan harga energi dunia dan ketentuan harga yang berlaku," ujar Roberth dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2026).
Ia menambahkan, penetapan harga BBM nonsubsidi juga mempertimbangkan kondisi pasar dan daya beli masyarakat agar produk Pertamina tetap mampu bersaing di tengah fluktuasi harga energi global.
Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus memantau perkembangan pasar energi internasional dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga pasokan energi tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan Pertamina terhadap BBM nonsubsidi, sejalan dengan perubahan harga minyak mentah dan produk energi di pasar internasional.
Berikut daftar lengkap harga BBM retail nonsubsidi melalui SPBU per 1 Juni 2026:
Dexlite (CN 51): dari Rp26.000 per liter menjadi Rp23.000 per liter.
Pertamina Dex (CN 53): dari Rp27.900 per liter menjadi Rp24.800 per liter.
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter (tetap).
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900 per liter (tetap).
Pertamax Turbo (RON 98): dari Rp19.900 per liter menjadi R 20.750 per liter.

